padi

CARINGIN TODAY – Dalam mewujudkan swasembada pangan usaha khusus padi jagung kedele (Upsus Pajale), Pemerintah Kabupaten Bogor menggandengTNI mengelar pencanangan gerakan tanam padi bersama Kelompok Tani Subur Tani di Desa Lemahduhur, Kecamatan Caringin, pada, Senin (6/2/2017).

Gerakan tanam padi untuk mendukung swasembada pangan Nasional. Untuk itu, kelompok tani harus segera melakukan percepatan tanam, mengingat curah hujan yang masih tinggi, sehingga target sasaran tanam Kabupaten Bogor pada Januari sampai Maret 2017 mendatang seluas 38.327 hektar bisa tercapai.

“Untuk mendukung gerakan tanam Pemerintah sudah meluncurkan fasilitas antara lain bantuan traktor sebanyak 268 unit, transplanter 32 unit dan caplak sebanyak 700 unit, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan bantuan benih 45 Ton. Kabupaten Bogor juga mentargetkan benih 825 Ton pada tahun 2017,” ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Bogor, Ir. Siti Nuryanti.

Pada 2016 sasaran tanam padi di Kabupaten Bogor mencapai 91,083 hektar dan bisa terlampui seluas 95,346 hektar atau 104,68 hektar. Namun masih perlu perjuangan mengamankan produktivitas dan produksi padi dari serangan organisme penggangu tanaman.

“Sekarang sudah memasuki perubahan musim maka para petani untuk tetap waspada, pada tahun 2016 Pemerintah Pusat sudah menggangaekan kegiatan asuransi usaha tani pertanian dan Kabupaten Bogor sudah menyerap asuransi tersebut 3400 hektar realisasi 3722 hektar atau sebesar 104,47 % kelompok tani yang mendapatkan kerugian sudah mendapat perggantian sebesar Rp 6 juta perhektar,” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0621/Suryakancana Letkol Inf Fransisco mengatakan bahwa, swasembada pangan merupakan perintah pimpinan yang bertujuan mensejahterakan masyarakat. Maka gerakan tanam padi jangan hanya seremonial belaka harus ada tindak lanjut dari seluruh elemen,” singkat Fransisko. (Iman R Hakim /*)

loading...