BOGOR TODAY- Tiga pimpinan DPRD Kota Bogor diantaranya Ketua DPRD Untung W Maryono, Wakil Ketua DPRD Heri Cahyono dan Jajat Sudrajat, sedang melaksanakan tugas dinas mendampingi pihak Pemkot Bogor dalam acara Festival Indonesia (FI) kedua tahun 2017 di Hermitage Garden, Moskow.
Kegiatan yang melibatkan pihak legislatif itu dilaksanakan sejak tanggal 2 sampai 7 Agustus 2017.
Dalam kegiatan FI 2017, akan ada berbagai kegiatan diantaranya forum bisnis dan investasi, berbagai produk Indonesia, promosi pariwisata, pertujukan seni budaya indonesia, pesta kuliner Indonesia, fashion show, demo masak, pameran foto, bazar, workshop batik. Namun demikian, Walikota Bogor Bima Arya diketahui tidak hadir dalam kegiatan undangan resmi dari negara Moskow itu dan mendelegasikan kepada SKPD terkait.
Kasubag Perbendaharaan Sekwan, Yenely didampingi Sekwan DPRD Kota Bogor Dwi Roman Pudjo membenarkan bahwa tiga pimpinan DPRD, sedang dinas ke luar negeri. Para pimpinan DPRD sifatnya hanya mendampingi Walikota Bogor Bima Arya yang mendapat undangan.
“Undangan kepada Kota Bogor dan DPRD Kota Bogor untuk berpartisipasi dalam FI 2017 di Moskow. Diagendakan besok hari Selasa sudah pulang ke Indonesia sesuai jadwalnya,” ungkapnya.
Karena resmi kegiatan dinas, tiga orang pimpinan DPRD dibiayai oleh APBD Kota Bogor. Setiap satu orang pimpinan dewan mendapatkan uang sebesar Rp65 juta, dengan rincian, untuk biaya hotel, akomodasi perjalanan dan tiket pesawat Rp35 juta, dan untuk biaya uang harian sebesar Rp30 juta selama enam hari.
 
“Acara yang dihadiri oleh pimpinan DPRD resmi dan sudah ada ijin diantaranya dari Walikota Bogor, Gubernur Jawa Barat dan Kemendagri,” pungkasnya.
Seperti diketahui,  Festival Indonesia ke-2 di Moskow, Rusia resmi ditutup setelah berlangsung sukses selama 3 hari berturut-turut. Sedikitnya 90.000 pengunjung mendatangi festival ini.

Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, Mohamad Wahid Supriyadi, mengucapkan terima kasih kepada para pendukung dan pengisi acara festival ini dalam pidato penutupan, Minggu (6/8) malam waktu setempat. 

Gelaran festival ini melibatkan sejumlah besar sponsor dan pendukung, termasuk otoritas kota Moskow dan Kementerian Kebudayaan Rusia. Termasuk juga sekitar 80 volunteer dari Rusia juga Indonesia. 

“Terima kasih kepada warga Moskow. Anda semua sangat hebat,” ucap Dubes Wahid. 

“Sedikitnya 90 ribu orang hadir dalam festival ini,” imbuhnya, merujuk pada jumlah pengunjung Festival Indonesia ke-2 yang digelar 4-6 Agustus.

“Terima kasih dan sampai jumpa tahun depan. Spasiba,” ujar Dubes Wahid menutup acara secara resmi.

Jumlah total pengunjung untuk tahun ini jauh melebihi jumlah pengunjung tahun lalu. Tahun 2016, Festival Indonesia yang pertama tercatat dihadiri 68 ribu orang.
Sekitar 600 orang datang dari Indonesia sebagai peserta maupun pengisi acara dalam festival tahun ini. Jumlah stand yang berpartisipasi mencapai 70 stand yang meliputi stand produk makanan khas Indonesia, kerajinan tangan hingga barang-barang kesenian.(Yuska Apitya)
loading...