PAMIJAHAN TODAY – Jebolnya tanggul PT JDG (Jaya Dinamika Giohidro Energi) milik Perusahaan Listrik Tenaga Mikromagnetik (PLTM) PT JDG, kembali membuat warga meringis. Pasalnya tanggul Water Way saluran air C 1 B ukuran 8×24 meter dengan tinggi 10 meter itu jebol dan membanjiri 11 rumah warga di Kampung Muara Dua RT 03/02 Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor sekitar pukul 06. 30 WIB. Sabtu (10/06/17).

Informasi yang dihimpun di lokasi, belasan rumah warga terendam banjir hingga 1meteran. Dari kejadian tersebut 11 rumah warga penduduk mengalami rusak berat karena tertimbun lumpur dan lahan pesawahan penduduk pun ikut hancur diterjang banjir sehingga air yang membanjiri pun mencemari sungai Cianten dan sehingga para petani ikan air raning terkena dampak kerugian yang besar karna kolam petani ikan terseret banjir yang disertai lumpur.

Puluhan kolam ikan milik warga di Kecamatan Pamijahan, mati karena keruhnya air yang berasal dari tanah bekas longsoran tersebut. “Tannggul milik PT. JDG itu jebol sekitar pukul 06.30 WIB.  Sehingga air sungai Cianten menjadi semakin keruh dan menyebabkan kematian beberapa ikan milik petani. Dan merusak belasan rumah warga,” terang Anip (38) salah satu warga yang rumahnya rusak akibat diterjang banjir jebolnya tanggul milik PT. JDG.

Kesebelas rumah tersebut beralamat di Kampung Muara Dua Rt 03/04 Des.Cibunian kecamatan Pamijahan. Sementara pihak TNI Polri dan BPBD serta Tim medis dari Kesehatan sudah dilokasi untuk membantu evakuasi warga untuk diungsikan ke saudara dan tetangganya.

Sementara itu Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Infanteri Fransisco yang datang, mengecek langsung 11 rumah warga dilokasi yang terkena dampak bencana banjir di Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan. Fransisco menghimbau warga supaya tidak mendekati lokasi longsor karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Saya datang kelokasi untuk mengkroscek dan memberikan arahan kepada Muspika, BPBD dan Perusahaan PT. JDG untuk segera mengatasi bencana musibah ini. Sehingga diharapkan warga yang terkena dampak musibah ini bisa melaksanakan Hari Raya Idul Fitri dengan khusu dan bahagia bersama keluarganya seperti halnya tahun lalu,” imbaunya.

Posko kesehatan pun disiaga kan dilokasi pengungsian guna mengecek kesehatan warga yang terkena musibah. Sementara personil TNI Polri dan BPBD serta tim medis dari kesehatan sudah dilokasi untuk membantu evakuasi warga untuk diungsikan ke saudara dan tetangganya.

Sementara penyebab jebolnya tanggul milik PT. JDG diduga bangunan kontruksi beton tanggul penahan airnya itu tidak sesuai Spec, sehingga kualitas beton tanggul tersebut tidak kuat menahan air yang masuk ke pipa mini hydronya. (Agus)

loading...