BOGOR TODAY – Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) kembali menggelar pengajian bulanan, Jum’at (11/8). Pada kesempatan kali ini pengajian dilaksanakan di kantor pusat PDPPJ di gedung Sukasari Plaza Jalan Siliwangi nomor 31, Kota Bogor. Pengajian tersebut dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Hidayat, pegawai PDPPJ dan sambutan juga di berikan oleh Kepala Bagian Umum Kepegawaian PDPPJ, Jenal Abidin.

Ustadz H. Muhajir Affandi yang memberikan tausyiah pada acara tersebut menyampaikan tema yang mengupas arti dari ayat 67 – 69 surat An-Nahl.  Sebelumnya juga Ustadz H.Muhajir menyatakan bahwa pindahnya PDPPJ ke tempat baru, gedung Sukasari Plaza dan dengan bentuk ruangan kantor yang seperti sarang lebah / hexagonal, semoga kantor ini seperti sarang yang mengandung kebaikan bahwa semakin manis dan berkahnya kinerja para pegawai PDPPJ di tempat ini.

Dijelaskan surat An-Nahl dalam ayat 67 dijelaskan yaitu dan dari buah kurma dan anggur terdapat jenis buah-buahan yang kalian dapat membuat minuman yang memabukkan daripadanya, dimaksud khamar yang dapat memabukkan. Disini kata muskiran disebutkan dengan memakai mashdarnya yaitu sakaran. Hal ini diturunkan sebelum adanya pengharaman khamar dan rezeki yang baik seperti selai kurma, anggur kering, cuka dan sirup. Sesungguhnya pada yang demikian itu hal yang telah disebutkan itu benar-benar terdapat tanda yang menunjukan kekuasaan Allah Swt bagi orang – orang yang berakal yang memikirkannya.

Sementara dalam ayat 68, Ustadz Muhajir juga menerangkan bahwa dan Rabb mu mewahyukan kepada lebah dalam bentuk ilham hendaknya buatlah sarang – sarang dibukit – bukit tempat kamu berdiam dan di pohon – pohon sebagai tempat tinggal dan ditempat – tempat yang dibikin manusia, sarang – sarang buatan manusia untuk kamu, jika kamu tidak suka kepada sarang buatan manusia kamu boleh menempati tempat yang lainnya.

Pembahasan ayat terakhir yaitu ayat 69 dijelaskan bahwa kemudian makanlah dari tiap tiap macam buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagi mu. Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam -macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang – orang yang memikirkannya.

Setelah tausiyah di sampaikan oleh Ustadz H. Muhajir, para pegawai dan ustadz pun melakukan shalawat sambal mengelilingi ruangan kantor PDPPJ, agar berkah dan menghasilkan energi positif bagi para pegawai serta kita semua selalu dalam lindungan Allah Swt. (Asep TB /*)

loading...