Untitled-8Kehamilan adalah suatu anugerah yang sangat didambakan oleh bagi semua wanita yang sudah menikah, namun sayangnya masih banyak juga wanita yang masih dihantui momok hamil anggur. Secara umum mungkin cukup sulit dideteksi dari luar dan harus melalui pemeriksaan yang lebih intensif. Akan tetapi, ternyata pertanda atau ciri ini sebenarnya bisa dirasakan oleh wanita yang mengalaminya meskipun terkadang sebagian besar orang tidak menganggap hal tersebut sebagai gejala hamil anggur.

Oleh : Febriansyah
[email protected]

Tak bisa dipungkiri bahwa hamil anggur ini adalah suatu hal yang sangat tidak diinginkan terjadi oleh para wanita. Hal ini dikarena­kan karena kehamilan yang satu ini merupakan sebuah tumor jinak yang bisa ter­bentuk karena terjadinya kegagalan pembua­han sehingga akan menggumpal dan akhirnya terbentuk seperti butiran buah anggur.

Maka dari itu, mengetahui ciri-ciri hamil anggur adalah suatu hal yang sangat penting bagi para wanita supaya bisa mengatasi atau mengobati gangguan ini sejak dini sebelum tumornya semakin tumbuh dan berkembang. “Hamil anggur atau kehamilan diluar kand­ungan sebenarnya bisa di deteksi dari dini , itu makanya penting bagi setiap ibu hamil di wajibkan untuk memeriksa kandungannya se­tiap bulan agar pihak tenaga medis bisa mendiagnosa hamil anggur tersebut con­tohnya seperti usg (ultrasonografi) dan pence­gahan tidak bisa dilakukan karena hamil ang­gur terjadi ketika proses pembuahan gagal,” terang Bidan Ira Nurjanah.

Biasanya, hamil anggur dapat di deteksi pada usia kandungan memasuki 6-10 minggu. Namun bisa juga dilakukan pengecekan hor­mon Human Chaorionic Gonadotropin (HCG) . “Biasanya, kalau hamil anggur kadar HCG-nya tidak meningkat, tetapi bisa juga karena ada faktor riwayat hamil anggur di kehamilan sebelumnya,” tutur dia.

Fenomena yang juga disebut dengan nama mola hidatidosa ini jika tak kunjung terdeteksi dan diobati, maka bisa jadi akan berkembang menjadi tumor yang sangat berbahaya.

Apa Itu Hamil Anggur

Gejala atau ciri saat seorang wanita mengalami hamil anggur ini secara umum hampir sama dengan gejala yang dialami oleh orang hamil normal. Beberapa pertanda yang ditunjukan oleh wanita yang mengalami hamil anggur ini diantaranya, morn­ing sickness, terlambat haid, dan ketika dilakukan tes ke­hamilan menggunakan alat tes pack hasilnya pun akan positif.

Akan tetapi, yang membuat wanita hamil anggur ini terganggu adalah gejala yang dialami nantinya akan terasa lebih berat ketimbang wanita yang hamil secara normal. Bukan hanya itu saja, tetapi jika fenomena tersebut semakin berkembang, ciri-ciri hamil anggur lainnya adalah tidak akan sama sekali merasakan gerakan janin­nya. Bahkan sering mengalami perdarahan dan juga gelembung-gelembng cairan yang jika dilihat mirip dengan buah anggur.

Sebelum mengetahui apa saja ciri-ciri hamil anggur, sebaiknya ketahui juga dua jenis mola hidatidosa atau hamil anggur ini. Secara umum, fenomena ini terbagi menjadi dua jenis yaitu complete mole dan juga par­tiel mole.

  1. Complete Mole

Jenis hamil anggur bernama com­plete mole ini adalah jenis kehamilan yang secara keseluruhannya palsu. Maksudnya begini, jenis kehamilan palsu yang satu ini secara fiik memang terlihat ‘seperti’ orang hamil akan tetapi saat dideteksi kehamilan tersebut adalah sejenis tumor jinak yang bersarang pada tubuh sang wanita. Maka dari itu, kiranya cukup penting untuk selalu memantau dan memeriksakan kehamilan ke dokter atau bidan.

  1. Partial Mole

Jenis yang kedua bernama partiel mole. Je­nis kehamilan anggur yang satu ini cukup ber­beda dengan complete mole. Ciri-ciri hamil anggur jenis ini menunjukan gejala atau ciri yang sama dengan orang hamil secara normal. Jenis kehamilan yang satu ini pada awalnya memang sang ibu hamil secara normal dan di dalam tubuhnya benar-benar ada janin. Akan tetapi semakin lama perkembangan janin yang ada di dalam kandungannya berlangung abnormal sehingga yang terjadi janin menjadi kurang lengkap atau menjadi cacat. Fenom­ena ini tentu saja sangat ditakuti oleh semua wanita dan semua orang tua.

Pada awalnya wanita yang mengalami fenomena hamil anggur ini memang mengala­mi gejala atau tanda-tanda yang sama dengan orang hamil pada umumnya. Bahkan ketika dites menggunakan test pack pun hasilnya akan positif. Gejala lain yang akan dirasakan oleh penderita fenomena gangguan ini adalah rahim akan menjadi lebih besar ketimbang usia kehamilannya. Hal ini dikarenakan hamil anggur bisa berkembang lebih cepat ketimbang orang hamil secara normal. Jadi tentu saja besarnya ukuran perut tidak akan terlihat normal. Pada trimester kehamilan pertama, biasanya yang mengalami hamil ang­gur juga akan sering mengalami perdarahan.

Ciri-ciri hamil anggur yang lainnya adalah morning sickness dengan rasa mual dan sering muntah-muntah di pagi hari atau sepanjang hari. “Jika Anda merasa mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya Anda segera periksakan diri Anda ke dokter karena biasan­ya tekanan darah pun akan meningkat. Bukan hanya tekanan darah saja yang akan semakin meningkat, akan tetapi kadar tiroid yag ada di dalam darah pun juga akan ikut meningkat sehingga Anda akan mengalami gangguan-gangguan lain. Gejala lain adalah yang dise­but dengan mola face atau wajah yang terlihat sangat pucat dan warnanya terlihat kekuning-kuningan,” pungkas Ira.

Penyebab Hamil Anggur dan Wanita yang Berisiko

Hamil anggur atau mola hi­datidosa ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Bahkan beberapa kasus penyebabnya ti­dak jelas dan tidak bisa dipastikan secara medis.

  1. Penyebab paling umum biasanya adalah karena Anda kekurangan beberapa nutrisi yang penting untuk tubuh, seperti pro­tein, karoten, dan juga asam folat.
  2. Penyebab lainnya adalah karena kondisi ovum sudah patol­ogis dan mati. Akan tetapi sudah terlambat untuk dikeluarkan.
  3. Terjadi imunoselektif dari trofoblas.
  4. Faktor lain yang bisa menyebabkan hamil anggur ini adalah terjadinya infeksi vi­rus.

Maka dari itu para wanita harus lebih wasapada dan harus lebih berhati-hati den­gan beberapa penyebab hamil anggur.

  • Kategori pertama yang berisiko un­tuk mengalami mola hidatidosa ini adalah wanita hamil yang usianya masih di bawah 20 tahun atau sudah lebih dari 34 tahun. Maka dari itu, mungkin hindari hamil di usia terlalu muda.
  • Selain itu jika sudah pernah lebih dari 3 kali hamil, bisa berisiko mengalami hamil anggur.
  • Kategori wanita yang terakhir adalah bagi yang sebelumnya pernah mengalami hamil anggur juga. Oleh karena itu, jika per­nah mengalami gangguan kehamilan ini lebih baik tunggu sampai benar-benar sembuh su­paya tidak lagi merasakan ciri-ciri hamil ang­gur ini.
loading...