WASHINGTON TODAY- Setelah kebijakan kontroversial memerintahkan penyerangan ke Suriah. Presiden terpilih Donald Trump juga akan melahirkan kebijakan kontroversial lainnya, dengan memotong beberapa aturan emisi gas buang.

Dikutip motor1 dari Washington Post, Jumat (7/4/2017), jika usulan Trump tentang emisi kendaraan dan pengujian ekonomi bahan bakar, yang dilakukan oleh Environmental Protection Agency disetujui.

Artinya Trump akan memangkas dana hingga USD 48 juta dari uji emisi EPA dan sertifikasi emisi gas buang. Karena Trump memangkas 99 persen dana program yang digalangkan, atau akan memotong total anggaran EPA sebesar 31 persen dan memotong lebih dari 50 program (aturan-Red).

Namun untuk mengimbangi pemotongan dana emisi gas buang, produsen mobil akan membayar lebih untuk pengujian diperlukan. Memang hingga saat ini belum ada dana resmi yang diumumkan untuk dibebankan kepada pabrikan. Namun hal ini akan memiliki kekhawatiran bagi konsumen, karena besar kemungkinan konsumen harus menunggu lebih lama untuk memiliki mobil baru. Karena sertifikasi kendaraan bakal tertunda.

Menurut Automotive News, juru bicara EPA John Konkus mengatakan EPA akan tetap berjalan seperti sediakala, “Ini akan berdampak pada pajak kendaraan dan untuk melindungi lingkungan,” kata John. (Yuska/dtk)

loading...