CIBUNGBULANG TODAY – Akibat di seruduk Mobil Indocement dari arah lebak Banten, Mobil truk Sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor masuk parit hingga 5 meter, kejadian tersebut sekitar Pukul 04.30 WIB, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Kejadian berawal ketika mobil  truk sampah milik DLH Kota Bogor sedang terparkir ditepi Jalan Raya Leuwiliang, Tepatnya di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Udin (45) saksi melihat mengatakan, saat kejadian mobil milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sedang parkir di tepi jalan, namun mobil truk yang dari arah Jasinga menabrak mobil sampah yang parkir di tepi jalan, sehingga mobil tersebut jatuh ke parit hingga 5 meter. “Mungkin sopir truk Indocement mengantuk,” ujar Udin.

Saat dilakukan evakuasi sedikit mengalami kesulitan. Akhirnya, menerjunkan kendaraan alat berat dibantu  mobil Cren dari Polres Bogor dan bantu warga. Dan arus lalu lintas sempat dialihkan karena terjadi kemacetan.

Pengakuan Sarjani, sopir truk sampah warga Kampung Lampung, RT 08/05, Desa Galuga, Cibungbulang, saat dirinya sedang memarkir kendaraannya tiba – tiba terdengar suara benturan keras.

“Kendaraan saya lagi posisi mesin mati dan direm tangan, pada saya buang air kecil kaget langsung ada suara brakk. Pas saya liat mobil saya masuk parit tertabrak mobil Indocement,” kata sopir truk sampah.

Sementara itu, Pengemudi truk pengangkut smen tiga roda milik Indocement bernama Bagio (35) tidak banyak berkomentar, namun dirinya mengakui saat mengendarai truk kondisinya sedang mengantuk berat. “Ngantuk mau ngrim ke wilayah Nanggung, belum tidur dua hari,” singkat Bagio.

Petugas Unit Laka Polres Bogor, IPTU  Tito mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Indocement untuk segera menghubungi mobil crane untuk mengevakuasi mobil truk sampah yang masuk ke parit. “Dugaan sementara Pengemudi truk semen ngantuk. Tidak ada korban jiwa kerugian ditaksir ratusan juta rupiah,” tutur Tito. (Agus)

loading...