JAKARTA TODAY- Pabrikan mobil raksasa asal Jepang, Toyota, mengumumkan akan menarik kembali kendaraannya secara global dalam kampanye recall (penarikan massal) terhadap 2,9 juta unit mobilnya. Recall terkait dengan inflator kantung udara (airbag) besutan Takata.

Mobil yang terkena dampak kampanye recall yakni sedan Corolla Axio dan Crossover RAV4 yang tersebar di banyak negara, di antaranya Jepang, China, dan sejumlah negara lainnya.

Masalah yang terdapat pada inflator milik Takata, karena memiliki kecacatan dan dapat mengembang terlalu kuat hingga berisiko mencelakai penumpang. Efeknya serpihan pecahan inflator dapat terpental dan mengenai pengemudi. Demikian dilansir Autoblog, Senin, 4 April 2017.

Setidaknya sudah ada 16 kasus kematian yang dikaitkan dengan meledaknya inflator airbag Takata saat mobil mengalami kecelakaan. Kasus itu paling banyak terjadi di Amerika Serikat.

Menurut otoritas transportasi global, inflator Takata mengandung senyawa bahan kimia amonium nitrat yang membuat tak aman jika digunakan tanpa proses pengeringan maksimal. Maka itu, para produsen mobil yang menggunakan inflator dari Takata diminta untuk menarik mobil-mobilnya. Jumlahnya sangat besar, ada 100 juta mobil yang ditarik akibat kasus itu.

Takata sendiri saat ini sedang mencari sponsor keuangan agar dapat mengatasi pembayaran biaya terkait dengan kampanye penarikan massal. Bulan lalu, mereka mengaku bersalah atas tuduhan kejahatan di Amerika Serikat sebagai bagian dari penyelesaian US$1 miliar selama kasus kerusakan inflator.

Belum diketahui apakah Corolla di Indonesia juga termasuk di dalam 2,9 juta unit yang terkena recall. Mengingat PT Toyota Astra Motor juga masih memasarkan Toyota Corolla model Altis. (Yuska Apitya/dtk)

loading...