JAKARTA TODAY – Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberangkat 100 personel Satgas Kesehatan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasukan kesehatan ini akan membantu korban usai gempa yang berkekuatan 7 Skala Richter.

100 pasukan kesehatan tersebut diberangkatkan dari Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sekitar pukul 08.00 WIB. 100 Pasukan Satgas Kesehatan itu berasal dari Yon Pasmar 1 Marinir.

Pemberangkatan pasukan dipimpin oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung.

“Kalian saat ini akan diberangkatkan. Ini tugas mulia, yang saya perlu ingatkan, kalian jangan jadi beban di sana. Bawa logistik kalian. Layani mereka bukan kau yang dilayani. Prioritaskan korban yang bisa diselamat tapi juga yang sudah meninggal jangan dibiarkan,” pesan Lodewyk.

Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Sabrar Fadillah menjelaskan pemberangkatan pasukan ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Seluruh pasukan Satgas Kesehatan ini disiapkan untuk membantu penanganan setelah gempa

“Hari ini, sorti pertama Yon Gabungan Marinir intinya juga kesehatan, ada tenaga medis, obat-obat, alat komunikasi, tenda rumah sakit dan bahan makanan,” kata Mayjen Sabrar.

Sabrar menambahkan pemberangkat pasukan Satgas Kesehatan tidak hanya dari Lanud Halim Perdanakusuma. Pemberangkatan pasukan Satgas Kesehatan juga dilakukan di Lanud Abdurahman Saleh, Malang dan Pangkalan TNI AL di Surabaya.

“Tadi pagi dari Lanud Abdurahman Saleh, Malang sudah berangkat 82 personel Yonkes Kostrad. Di Pangkalan TNI AL, kami berangkat KRI Suharso 990 ada 100 personel. Intinya juga Yonsipur 10 Kostrad dan bantuan kesehatan karean KRI Suharso adalah kapal rumah sakit,” terangnya. (Net)

loading...