CIBINONG TODAY – Pelantikan M Yunus PBA sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor pada Rabu 23 Agustus 2017 kemarin, dianggap tidak sah dan cacat hokum. Zulkifli Nasution didukung 25 Pimpinan Anak Cabang (PAC) kecamatan menolak mengakui kepemimpinan Yunus, karena sejak 19 dan 15 Februari 2017 lalu, Yunus bukan lagi Ketua MPC.

“Yunus tidak sah menjabat Ketua MPC lantaran sudah mengundurkan diri dari jabatannya melalui surat tertulis pertanggal 19 Februari dan 25 Februari 2017 lalu yang ditujukan kepada Majelis Pimpinan Nasional (MPN) dan Korwil IV Jabar, dengan alasan akan bekerja di Kalimantan, sehingga tidak dapat melanjutkan pengabdiannya sebagai Ketua MPC Kabupaten Bogor. Dalam suratnya itu, Yunus juga melimpahkan kewenangan Ketua kepada saya,” ujar Zulkifli.

Menurut Bang Zul – begitu disapa – seharusnya MPW Jawa Barat melakukan komunikasi terlebih dulu dengan kubu Zul CS yang telah diberikan mandat sesuai dengan isi surat pengunduran diri Yunus. “Parahnya lagi, sebelum pelantikan, Yunus merubah kepengurusan tanpa rapat pleno dan bahkan melanggar AD/ART organisasi. Karena itu, kami menolak kepemimpinan Yunus,” tegas Bang Zul.

Zul mengaku telah mengirim surat pemberitahuan terkait pengunduran diri Yunus kepada MPN melalui Sekretaris Jendra. H.TM Nurlip. “Soal Yunus ini sudah dibahas oleh MPN dan Ketua Korwil Jabar Ibu Sarimaya. Dan dalam waktu dekat tinggal menunggu arahan lanjut dari Ketua Umum Mas Yapto,” kata Zul.

Saat ini, ada 25 PAC yang tegas menolak mengakui Yunus PBA sebagai Ketua. 25 PAC mendesak untuk segera menggelar Muscalub dengan dasar adanya pengunduran diri saudara Yunus. “Jadi aspirasi ini kita bawa ke MPN dan MPW Jabar untuk ditindaklanjuti. Kami sudah bulat tekad untuk menggelar Muscablub,” jelasnya.

Dia menambahkan, banyak anggota PP yang merasa kuatir dengan sepakterjang Yunus yang ditengarai ingin membawa PP berpolitik dengan menyatakan dukungan kepada seorang Calon Bupati Bogor. “Kalau secara pribadi dukung Cabup silahkan, tapi jangan dong memaksa PP menjadi tidak netral. PP harus berdiri di tengah – tengah. Kita lihat saudara Yunus juga tidak berkomitmen untuk menjalankan organisasi bersama pengurus dan anggota,” pungkasnya. (Iman R Hakim)

loading...