LEUWISADENG TODAY – Siswa siswi SMP dan SMK Panca Bhakti (PB) Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, mendapat bimbingan motivasi dari pelawak kondang Azis Gagap. Puluhan siswapun diberikan motivasi agar semangat dalam menjalankan kewajibannya sebagai seorang pelajar.

“Selain disiplin ilmu, juga harus memiliki karakter dan kepercayaan diri untuk mampu menghadapi segala tantangan kehidupan yang serba canggih,” tutur pria yang memiliki nama lengkap Muhamad Azis.

Setiap Sabtu siswa siswi Panca Bhakti diwajibkan mengikuti ekstra kurikuler (ekskul) meliputi, Jurnalistik, pramuka, belajar komputer, paskibraka, budidaya sapi, kambing, ayam, kelinci, lele dan tata boga. Personil lawak opera van java (OPJ) itupun siap memberikan materi soal tatacara uasha ternak seperti sapi, kambing, ayam lele dan budidaya lainnya bagi siswa sekolah Panca Bhakti.

“Kedepan, kita akan lebih banyak melakukan praktek bagaimana cara ternak sapi, kambing, ayam, ikan dan lainnya. Dan jangan khawatir, saya siapkan juga orang yang ahli beternak dan tempat untuk prakteknya,” papar Azis disambut tepuktangan puluhan siswa.

Selain motivasi menjadi seorang wirausaha, puluhan siswa Panca Bhaktipun diberi bekal ilmu jurnalistik. Siswa siswi pun begithu antusias mendengarkan bagaimana tatacara membuat berita dan meliput semua kegiatan yang terjadi di sekolah.

“Ilmu jurnaistik ini sangat penting bagi anak – anak zaman sekarang, apalagi zaman era teknologi tidak tebendungnya penggunaan HP pintar. Kami ingin mengarahkan siswa agar cerdas menggunakan fasilitas media sosial, jangan asal membuat setatus yang pada akhirnya menjadi persoalan hukum,” kata Ketua Yayasan Panca Bhakti, Yudha.

Untuk itu, lanjut Yudha, siswa siswi PB harus pintar meramu kata – kata layaknya wartawan sehingga karya tulis siswa menjadi inspirasi dan motivasi bagi teman – teman lain bak di internal maupun luar sekolah yang membacanya.

“Kedepan pun, kami akan mengajarkan siswa siswi PB menjadi fotografer dan kameramen handal. Dengan objek liputan, semua yang berkaitan dengan dunia pendidikan,” tandasnya. (Iman R Hakim)

loading...