CITEUREUP TODAY – Kabupaten Bogor salah satu daerah yang memiliki predikat rawan bencana alam, baik longsor, puting beliung maupun banjir. Untuk mengantisipasi dan meminimalisir korban bencana alam, 15 pelaku usaha diantaranya, Indocemet, Holcim, Antam, PGN, Hiswana Migas, Agua dan Forum Komunikasi Tambang Cigudeg, Rumpin – Bogor yang tergabung dalam shering session bersama Badan Penanggulangan Bencana Dsaerah (BPBD) Kabupaten Bogor, melakukandiskusi terbatas membahas peran dunia usaha dan pemerintah dalam kesiap siagaan dan pengurangan resiko bencana.

“Dalam kesempatan ini, shering session putaran ke-3 ini, Indocement Pabrik Citeureup menjadi tuan rumah. Ini bukti keseriusan Tiga Roda dalam tanggap bencana alam dengan membentuk organisasi karyawan bernama Pecinta Alam Indocement (Palindo) yang selalu terlibat dalam berbagai evakuasi bencana alam di wilayah pabrik Tiga Roda,” ujar Direktur Eksekutif Indocement Tbk, Kuky Permana dalam sambutanya di acara Shering Session putaran ke-3 di Gedung Serbaguna Guest House, Citeureup, Kamis (13/4/2017).

Menurut Kuky, Diskusi ini menekankan pentingnya kolaborasi antara private sector dan pemerintah dalam menanggulangi segala potensi dan respon tanggap darurat dari terjadinya suatu bencana alam. Kuky mengusulkan agar kelompok ini diperluas jangan hanya 15 perusahaan saja namun, semua perusahaan yang berada di Kabupaten Bogor agarpeduli dengan resiko bencana alam. “Saya pun mengusulkan kegiatan ini tidak hanya shering saja namun, melakukan kegiatan yang lebih nyata. Seperti pelatihan – pelatihan dan membuat wadah agar Kabupaten Bogor ini menjadi daerah percontohan,” papar Kuky.

Melalui forum shering ini, Indocemet mencoba tampil dengan gambaran positif dan responsif dengan segala bencana yang terjadi di Kabupaten Bogor. Diharapkan kegiatan ini menjadi contoh bagi perusahaan lain agar perusahaan lain merasa terpangil dan tergugah untuk lebih peduli dan sinergi agar masalah bencana alam di Bumi Tegar Beriman  lebih bisa ditanggulangi. “Saya berharap, forum ini memiliki tim sar gabungan dari seluruh perusahaan yang masuk forum ini responsif tanpa harus menunggu perintah, tapi bergerak ketika ada bencana alam di Kabupaten Bogor ini,”‎ (Iman R Hakim)

loading...