hary-tanoesoedibjo-jumpa-tinton-soeprapto-bahas-kerja-sama-motogp-dan-f1-di-sentul-PqvAgEVQ4NHT Temui Tinton Soeprapto

 

BOGOR TODAY- Harapan masyarakat Indonesia menyaksikan MotoGP dan Formula 1 (F1) digelar di tanah air kembali mencuat. Chairman and CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo dan pengelola Sentul International Circuit (SIC) Tinton Soeprapto melakukan pertemuan untuk membahas kemungkinan Indonesia menjadi tuan rumah event bergengsi tersebut.

Hary Tanoesoedibjo bertemu untuk membahas tawaran kerja sama yang diajukan Tinton untuk penyelenggaraan MotoGP dan akan meningkat ke F1 di Indonesia. “Kami berbincang tentang kerja sama penyelenggaraan MotoGP dan F1 dengan Tinton Soeprapto, di Sirkuit Sentul, Bogor,” kata Hary Tanoesoedibjo di Sirkuit Sentul, kemarin.
Menurut pria yang akrab disapa HT itu kemungkinan kerja sama tersebut akan dipelajari, dan perbincangan akan dilanjutkan ke taraf yang lebih serius. HT juga menyebutkan kemungkinan MotoGP akan digelar di Sentul. “Dalam perbincangan itu rencananya MotoGP akan diselesanggarakan di Sentul. Tapi, untuk kemungkinan kerja sama tersebut akan dipelajari dan perlu pembicaraan lanjutan,” imbuh HT.

Sebelumnya, Indonesia mendapat tawaran menggelar MotoGP 2017 oleh operator MotoGP, Dorna Sport. Pemerintah pun menyiapkan Sirkuit Sentul yang berlokasi di Bogor sebagai tuan rumah. Namun, Dorna Sport membatalkan itu karena sejumlah syarat yang diminta tak bisa dipenuhi pengelola sirkuit, termasuk soal master plan terkait lintasan dan lingkungan sekitar sirkuit serta infrastruktur umum dari arena balap MotoGP.

Tinton menyebut pihaknya hanya butuh payung hukum untuk menyiapkan master plan sirkuit. Tapi, pemerintah justru meminta pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengkaji ulang soal rencana menggelar MotoGP di Indonesia.

Pemerintah juga sempat menyiapkan skenario lain dengan menempatkan Palembang sebagai tempat penyelenggaraan MotoGP pada 2018, 2019, dan 2020. Namun, lagi-lagi pihak Dorna Sport meminta sesegera mungkin Sumsel mengirimkan master plan sirkuit, dan tidak terpenuhi sehingga Indonesia batal jadi tuan rumah salah seri MotoGP 2017.(Yuska Apitya)

loading...