A8-19-8-2016-DidaktikaBOGOR, today – Bagi seko­lah Pesat dengan icon seko­lah umum yang berbasis ke­agamaan dan kebangsaan, upacara bendera adalah makanan tiap hari senin, atau kalau ada momentum peray­aan hari nasional termasuk upacara bendera untuk me­nyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke 71 tahun 2016.

Sebagai sekolah umum yang berbasis keagamaan dan kebangsaan, kebiasaan yang ada di sekolah Pesat adalah menjalankan 7 sunnah har­ian Rosul SAW, yang terdiri dari shalat tahajud, tadarus Al Qur’an, shalat berjamaah di Masjid, sedekah, jaga wudu, shalat duha dan selalu istiqfar (berdzikir). Sedang berbasis kebangsaan dengan menden­garkan lagu kebangsaan Indo­nesia Raya sebelum kegiatan pembelajaran dimulai dan mendengarkan lagu nasional Padamu Negeri sebelum pu­lang sekolah.

Bertindah sebagai kom­andan upacara adalah pen­gawas Yayasan Pesat Birrul Walidain Ustadz Ahmad Su­jana, MM. Dan sebagai Pem­bina upacara adalah Ketua Yayasan Drs.H.Mochamad Sjahuri, M.Si. Yang bertugas sebagai pengibar bendera pu­saka merah putih adalah Pa­sukan Pengkibar Bendera Pu­saka (PASKIBRAKA) SMP/SMA PESAT & SMK INFORMATIKA PESAT.

Dalam kesempatan ini pembina upacara Haji Sja­huri mengingatkan kembali akan pentingnya makna ke­merdekaan bagi bangsa dan Negara Indonesia, apalagi bagi peserta didik sebagai peng­ganti dan penerus pemimpin masa depan.”Saya berharap suatu saat nanti anak-anakku yang soleh dan solehah ini akan menjadi Walikota/Bupa­ti, Gubernur, Menteri bahkan Presiden, kenapa tidak? kat­anya . Yang langsung disambut kata Aamiin dan tepuk tan­gan oleh seluruh peserta upacara.

Pemerhati pen­didikan Kota Bogor Heru Budi Setyawan mengatakan untuk menumbuhkan cinta dan bangga sebagai bangsa Indonesia perlu diadakan upacara ben­dera menyambut Ke­merdekaan RI di tiap RT (Rukun Tetangga). “Karena rasa nasional­isme sudah mulai luntur di kalangan masyarakat Indonesia,” tutur laki-laki yang selalu pakai pin merah putih di dadanya ini dan terkenal dengan icon Jayalah Indonesiaku.

loading...