BOGOR TODAY- Selain tiga nama kader internal yakni Atang Trinanto, Ahmad Ruhyat dan Najamuddin Al-Maarif, DPD PKS Kota Bogor melakukan penjajakan ke sejumlah figur eksternal untuk menjadi Calon Walikota Bogor. Siapa saja yang sedang dijajaki?
“Kami membidik dua nama baru selain Bima Arya Sugiarto. Dua nama ini diantaranya Zainul Mutaqin dan Bagus Karyanegara,” ungkap Ketua DPS PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto, kepada Bogor Today, hari ini.
Atang menegaskan, dua nama eksternal ini dijajaki lantaran masuk dalam sejumlah survei penjaringan partai. “Kita masih timbang. Mana yang elektabilitasnya bagus. Komunikasi kita jadwalkan dengan kedua nama ini. Kami juga telah berkomunikasi dengan incumbent yakni Bima Arya,” kata Atang.
Atang menjelaskan, Zainul dilirik karena posisi strategisnya di PPP dan dia sudah teruji terpilih sebagai DPRD Kota Bogor dengan capaian suara terbanyak. Sementara Bagua Karyanegara dilirik karena posisi di Hanura terhitung kuat yakni Wasekjen DPP Hanura.
Atang yang juga merupakan balon Cawalkot Bogor dari PKS ini mengakui bahwa sampai hari ini, PKS belum mengeluarkan rekomendasi tunggal kepada siapa tiket partainya akan diberikan untuk mendukung calon. “Dengan modal lima kursi di parlemen ditambah kursi Gerindra enam kursi, tentu ini menjadi koalisi kuat. Dari Gerindra kami juga belum menerima nama yang dipasangkan. Artinya, dinamika masih berjalan,” kata dia.
Lantas, apakah koalisi PKS dan Gerindra masih bersifat terbuka? “Tentunya. Kami terbuka dengan partai manapun. Toh, nama paketan calon kan masih diramu. Ini artinya, tidak ada batasan harus mengusung si A atau si B,” imbuhnya.
Ramak dibicarakan di publik bahwa rekomendasi PKS akan diberikan ke Ahmad Ruhyat, Atang mengaku partainya belum memberi SK resmi. “Belum. Kami masih menunggu hasil penggodokan di DPP. Ini pekerjaan bagi kader internal untuk mendongkrak elektabilitas di tingkat bawah. Karena, DPP akan mengembalikan ke hasil survei,” tandasnya.(Yuska Apitya)

loading...