BOGOR TODAY – PT.Sentul City,Tbk merupakan pengembang di kawasan Sentul Kabupaten Bogor Jawa Barat, dimulai dari tahun 1995 silam.

Perkembangan kawasan Sentul City memang menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan.

Tak heran kawasan yang ter developing seluas 1000ha ini tidak hanya hunian modern dan minimalis saja melainkan juga area commercial sehingga investor dan konsumen pun banyak melirik dengan pembangunan dan perkembangan kawasan yang di prakarsai oleh PT.Sentul City,Tbk ini.

Terlihat pembangunan Aeon Mall, salah satu pusat perbelanjaan termegah saat ini, kemudian fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Pertamedika, pusat belanja grosir Giant, Kampus Universitas Trisakti, dan saat ini sedang finishing untuk pembangunan Sentul Tower Apartemen (STA). Itu saja baru segelintir fasilitas yang terdevelop dari sang pengembang besar PT.Sentul City,Tbk.

Saat ini kawasan Sentul City sendiri mempunyai tingkat hunian sekitar 5000 kepala keluarga, yang menghuni di cluster kawasan Sentul City.

Hunian yang dibangun dengan konsep Urban Development ini juga menjadikan iconic bagi researcher atau para ilmuan dibidang sustainable city untuk bekerjasama dengan PT Sentul City,Tbk dalam mengembangkan kawasan yang sustainable.

Ini merupakan terobosan PT Sentul City,Tbk yang menggandeng CSID (Center Of Sustainable Infrastructure Development) yang dikelola oleh mahasiswa Universitas Indonesia dalam Asean University Network (AUN).

Kegiatan yang dipelopori oleh mahasiswa dari 30 negara Asean ini menitikberatkan pada reserach tentang Urban Development dan Sustainable City, mereka sendiri menyampaikan Sentul City sebagai pilihan reserch adalah bahwa kawasan hunian dan commercial dari Sentul City ini masih hijau selaku kota mandiri yang di develop mengikuti trend jaman dan kebutuhan masyarakat saat ini. Yang pada akhirnya nanti akan memberikan nilai investasi baik tanah dan hunian yang tinggi.

PT.Sentul City,Tbk sendiri setelah proses waktu yang panjang dalam membangun kawasan hunian dan commercial tersebut, mempunyai konsep baru yang disebut Sentul City HEBAT. HEBAT itu sendiri tak lain dari Hijau – Elok – Bersih – Aman – Tentram.

Dengan tagline tersebut PT Sentul City,Tbk memberikan kewenangan kepada PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC) sebagai town management yang mengelola dan memberikan layanan kepada warga Sentul City berupa keamanan yang di lakukan selama 24jam baik di dalam cluster maupun diluar cluster kebersihan lingkungan dengan melakukan pengangkutan sampah, penyampuan jalan hingga pengasapan untuk nyamuk, perawatan taman guna menciptakan lingkungan tetap asri dan nyaman,  pengawasan lingkungan dan pengelolaan air bersih kepada warga Sentul City terhitung dari tahun 2000 silam.

Diluar tanggung jawab tersebut PT SGC juga melaksanakan Goverment relationship untuk menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah setempat, dan melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) yang rutin dilakukan dalam agenda khusus setiap tahunnya.

Semua yang dilakukan ini tak lain untuk memberikan bentuk commitmen sebagai town management kepada warga Sentul City. Dalam pengelolaan kawasan sesuai dengan konsep, PT SGC selalu mengupayakan yang terbaik bagi warganya.

Tidak menampik beberapa hal yang belakangan muncul dengan terjadinya krisis air dalam kawasan Sentul City juga menyita perhatian khusus.

Hal tersebut PT SGC tidak berdiam diri, terhitung dari tahun 2005 telah menjalin kerjasama dengan pihak PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor dalam supply air bersih kepada Sentul City.

Investasi yang dibangun untuk menambah jalur pipa distribusi dari kandang roda bogor hingga masuk ke dalam cluster Sentul City dilakukan demi memenuhi kebutuhan air kepada warga.

Tidak biaya sedikit untuk investasi yang di gelontorkan dalam pengembangan infrastruktur tersebut untuk memberikan layanan terbaik kepada warga Sentul City.

Dengan developing kawasan hunian dan commercial di Sentul City, diharapkan menjadi benchmarked para pengembang untuk selalu menjaga sustainable kawasan dan selalu memberikan terbaik bagi warga tidak saja kepada konsumen melainkan juga kepada masyarakat luas agar dapat menikmati hasil dari pembangunan kota mandiri ini, seperti terbukanya lapangan kerja baru dan menjadi income penghasilan pajak kepada pemerintah daerah setempat. Alhasil semua pun di untungkan dengan transparansi pembangunan gaya millennial. (Alfian /*)

loading...