585726108-wayne-rooney-testimonial-manchester-united-v-evertonOleh : ALFIAN MUJANI
[email protected]

WAYNE Rooney mendapatkankritik dari eks bek ManchesterUnited, Paul Parker. Menurut Parker, Rooney keberatan badan dan lambat.

Rooney, kendati pun berstatus kapten tim dan menempati urutan kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak un­tuk klub –di bawah Sir Bobby Charl­ton–, tetap tidak lepas dari kritik, bah­kan dari pendukung tim sendiri.

Dalam beberapa musim terakh­ir, banyak fans ‘Setan Merah’ meny­orot buruknya first-touch (sentuhan pertama terhadap bola, red) Rooney dan kebiasaan buruknya salah me­lepaskan operan. Dua hal tersebut dianggap bisa mengganggu ritme serangan tim sendiri.

“Ini adalah musim penentuan buat Rooney. Ini bukan soal dia memecahkan rekor lagi, tapi soal apakah dia bisa mengakhiri kari­ernya di Manchester United,” ujar Parker kepada 888.com. “Dia harus membuktikan bahwa dia memang layak berada di dalam tim, bukan hanya karena untuk jualan saja.”

“Meskipun banyak orang men­gapresiasi apa yang sudah dia laku­kan selama ini, dan atas banyaknya gol yang sudah dia cetak, sekaran­glah saatnya dia dinilai.”

“Jika ada orang yang baru men­dengar nama Wayne Rooney, mer­eka pasti berpikir ‘Siapa orang ini? Dia keberatan badan dan terlalu lambat. Tembakannya buruk dan kelihatannya dia sulit untuk meng­gerakkan tubuhnya dengan cepat’,” kata Parker. Masalah lain yang sem­pat menjadi pembahasan adalah perihal posisi Rooney. Sejauh ini, Jose Mourinho memainkannya seb­agai “nomor 10” di belakang strik­er tunggal. Namun, penempatan Rooney di posisi dan peran tersebut sempat menimbulkan masalah.

Pada laga Community Shield, striker United, Zlatan Ibrahimovic, sempat beberapa kali turun ke lini tengah dengan harapan Rooney bisa berlari dan mengisi posisi yang ia tinggalkan di lini depan. Namun, yang terjadi adalah Rooney dan Ibrahimovic akhirnya berada di zona yang sama di lini tengah.

Pemahaman itu membaik di laga melawan AFC Bournemouth akhir pekan lalu. Pada beberapa kesem­patan, Rooney sudah paham untuk mengisi posisi kosong yang ditinggal­kan Ibrahimovic ketika striker asal Swedia itu mundur ke lini tengah.

Sempat muncul juga keraguan Rooney bisa dipasangankan den­gan Paul Pogba, jika gelandang asal Prancis itu sudah siap diturunkan Mourinho. Namun, keraguan itu dibantah oleh eks bek Liverpool, Ja­mie Carragher.

Dalam analisisnya di Monday Night Football, yang ditayangkan oleh Sky Sports, Carragher menye­but bahwa Rooney dan Pogba bisa saling mengisi. Mengingat Rooney punya kebiasaan untuk turun ter­lalu jauh ke lini tengah, Pogba, kata Carragher, bisa bermain lebih ke depan dan mengisi ruang yang dit­inggalkan Rooney –dan begitu juga sebaliknya. (Alfian Mujani|dtc)

loading...