MADRID TODAY- Cristiano Ronaldo sedang tak akrab dengan gol di Liga Champions. Ironis mengingat saat ini ia merupakan topskorer sepanjang masa dalam sejarah ajang itu. Sejauh ini baru dua biji gol yang dicetak Ronaldo di Liga Champions 2016-17, dengan kedua gol tersebut lahir di awal-awal kompetisi.

Ronaldo mencetak gol pertamanya di Liga Champions ketika menginspirasi Real Madrid bangkit dari ketinggalan dan menang 2-1 atas Sporting di matchday 1. Di matchday berikutnya Ronaldo kembali menjebol gawang lawan. Ia mencetak satu gol saat Madrid berimbang 2-2 di markas Dortmund pada 27 September.

Sejak itu belum ada lagi gol dari Ronaldo buat Madrid di Liga Champions — kendatipun ada lima assist yang ia buat sebagai “kompensasi” ketiadaan gol. Opta mencatat bahwa Ronaldo kini sudah 613 menit puasa bikin gol di Liga Champions, yang merupakan masa paceklik terpanjangnya di ajang itu semenjak menjalani 613 menit lain bersama Manchester United pada Mei 2008-Maret 2009.

Bukan cuma itu, catatan serupa memperlihatkan betapa tidak efektifnya, atau tidak beruntungnya — tergantung perspektif, Ronaldo karena tidak membuahkan satu gol pun dari total 33 tembakan yang ia lepaskan di masa paceklik.

Dengan Madrid kini sudah menjejak perempatfinal, dan akan menghadapi Bayern Munich dengan leg pertama dimainkan di Allianz Arena, Kamis (13/4/2017) dinihari WIB, El Real tentu berharap Ronaldo segera buka puasa.

Apalagi pesepakbola Portugal berusia 32 tahun itu sejauh ini juga dicatat UEFA.com sebagai pemain tersubur dalam sejarah Piala/Liga Champions dengan 96 gol, unggul dua gol dari Lionel Messi (Barcelona) — kedua pemain tersebut juga sedang berlomba jadi pesepakbola pertama yang bisa mencapai 100 gol di kompetisi itu.(Yuska/dtk)

loading...