BOGOR TODAY – Guna menyukseskan pesta demokrasi PEMILU 2019 yangg akan diselenggarakan 17 April 2019 mendatang, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Hukum dan HAM bekerja sama dalam program Gerakan Nasional Jemput Bola Rekam E-KTP bagi warga binaan di Lapas / Rutan. Menindaklanjuti program tersebut, hari ini diselenggarakan acara pembukaan Rekam E-KTP bagi WBP secara serentak di Lapas/Rutan yang terpusat di Lapas Narkotika Jakarta dan direlay menggunakan aplikasi zoom di seluruh Lapas / Rutan se-Indonesia.
Lapas Cibinong bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah dan Disdukcapil Kabupaten Bogor melakukan pengecekan biometrik dan rekam KTP elektronik pemilih dari Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Cibinong. Jika di tingkat pusat dihadiri oleh Menkumham, Mendagri, ketua Ombudsman, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu, maka kegiatan di Lapas Cibinong juga dihadiri pula oleh Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil, Ketua KPUD, dan Bawaslu
Hal ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjamin hak politik Warga Binaan Pemasyarakatan dalam gelaran Pilpres dan Pileg Tahun 2019.  Data Pemilih di Lapas Cibinong untuk Pemilu 2018 adalah 1.447 orang. Warga binaan yang sudah teridentifikasi memiliki NIK berjumlah 362 orang, sedangkan yang belum teridentifikasi NIK sejumlah 1.085 orang.
Berbekal 5 unit alat perekam, Tim Disdukcapil melakukan pengecekan retina mata dan atau sidik jari sehingga dapat diketahui apakah warga binaan tersebut sudah memiliki E-KTP atau belum dan sudah pernah melakukan perekaman biometrik atau belum. Bagi warga binaan yang datanya sudah terekam dalam database biometrik kependudukan Disdukcapil dapat diterbitkan NIK dan NKK untuk selanjutnya dapat diinput sebagai pemilih pada aplikasi Sidalih (Sistem Pemutakhiran Data Pemilih) KPU RI.
“Pemerintah sangat serius mempersiapkan dan menyukseskan Pemilu tahun ini. Harapan kami, seluruh warga binaan dapat berpartisipasi aktif dalam pembinaan kepribadian yang diselenggarakan di Lapas Cibinong khususnya program pendidikan kesadaran berbangsa dan bernegara dengan memberikan hak suara nya dalam Pemilu.” Ungkap Agung Krisna, Kalapas Cibinong. (Lintang)
loading...