CIBINONG TODAY – DPRD Kabupaten Bogor menggelar rapat paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo, pada HUT Kemerdekaan RI ke-73 tahun 2018, di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (16/8).

Rapat paripurna istimewa dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ilham Permana didampingi para Wakil Ketua dan di hadiri Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti serta Muspida Kabupaten Bogor, Kepala OPD, Camat dan sejumlah undangan lainnya.

Selesai mendengarkan pidato kenegaraan Ketua DPRD Kabupaten Bogor mengatakan marilah kita mencermati dan pelajari serta jadikan sebagai pedoman lebih lanjut terutama berkenaan dengan tugas pokok dan fungsi kita sebagai lembaga negara yang senantiasa selalu berkerja dan melayani kepentingan masyarakat.

Lebih lanjut ilham menjabarkan kondisi saat ini menjelang pemilu tahun 2019, agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap yang utama. Mari kita jaga dengan baik dan merawatnya dengan kesungguhan yang terwujud kedalam setiap tindakan kita. Disertai tekad yang bulat dengan landasan spritual sebagai wujud dari implementasi ibadah, maka dengan ridho Allah SWT tuhan yang maha kuasa, bangsa Indonesia akan mampu menghadapi segala bentuk rintangan, tantangan dan hambatan yang akan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

“mari kita perkuat upaya kita dan satukan tekad membangun Indonesia secara bersama-sama sehingga melahirkan prestasi dan mampu sejajar serta disegani oleh bangsa lain di dunia, Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-73 tahun Indonesia kerja,Prestasi bangsa,”ungkapnya.

Dalam pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mmenyebut Indonesia adalah bangsa yang besar dengan segala keberagaman dan perbedaan. Tetapi, perbedaan itu merupakan alasan mengapa Indonesia menjadi negara kesatuan dalam kebhinekaan.

“Dalam persatuan itulah, mereka menemukan energi yang maha dahsyat untuk menggerakkan seluruh tenaga, pikiran, dan juga tetesan keringat untuk Indonesia merdeka,” jelasnya.

Momentum hari kemerdekaan, lanjutnya, merupakan pengingat bagi rakyat Indonesia khususnya pemangku jabatan di pemerintahan untuk melaksanakan tugas dan amanat perjuangan kemerdekaan.

“Untuk bekerja nyata memenuhi janji-janji kemerdekaan, dan untuk bekerja nyata mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tukasnya. (Albi)

 

loading...