NANGGUNG TODAY – Puluhan pegawai negeri sipil (PNS) dan kepala desa yang berada di lingkungan Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dites urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Nanggung.

Kasi Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Bogor, Rika Indri Roamer mengatakan, tes urine yang dilakukan BNNK Bogor merupakan tindak lanjut dari perintah Bupati, agar ASN yang ada di lingkungan Pemkab Bogor bebas dan bersih narkoba.

“Kami melakukan pencegahan melalui sosialisasi dan melakukan tes urine. Untuk itu, kami hadir disini untuk melakukan tes urine,” ujar Rika disela tes urine berlangsung, Rabu (2/8/2017).

Rika menjelaskan, jumlah pemakai narkoba yang positif hasil tes urine yang dilaksanakan di wilayah Pemkab Bogor, diperkirakan ada sekitar 20 persen, kebanyakan dari kalangan laki – laki yang menjadi pecandu narkoba.

Efek dari kecanduan narkoba tersebut, akan berdampak kepada otak. Untuk mendapatkan narkoba akan dilakukan dengan cara apapun. “Bagi pengguna narkoba tidak ada yang terbebas dari bahaya barang haram tersebut, apalagi bagi yang sudah jadi pecandu,” katanya.

Pencegahan bagi pecandu narkoba, Rika melanjutkan, dimulai dari pegawai negeri sipil dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Apabila hasil tes urine ada yang positif menggunakan, akan dilakukan rehabilitasi agar para pecandu dapat diobati secara bertahap.

“Rehibilitasi untuk dilakukan tahap penyembuhan secara bertahap, karena mereka juga merupakan korban yang harus diobati,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Camat Nanggung, Muliadi mengatakan, bahwa kegiatan yang dilakukan BNNK Bogor merupakan tindak lanjut perintah Bupati, agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada dilingkungan Pemkab Bogor, bersih dari pemakai dan pecandu narkoba.

“Saya sangat mengapresiasi positif kegiatan tes urine bagi para PNS dan para kepala desa yang ada di Kecamatan Nanggung. Alhamdulillah ternyata semua negatif dan tidak ada pegawai yang terindikasi penyalah gunaan narkoba,” pungkasnya. (Albi)

loading...