GUNUNGPUTRI TODAY – Menyoal kasus pedofilia yang menimpa tujuh orang anak laki-laki di Perumahan Villa Permata Mas, RT 01/18, Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunungputri, Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor angkat bicara.

Anggota Komisi VI DPRD Kabupaten Bogor Amin Sugandi mengatakan, kejadian ini harusnya tidak boleh terjadi. Apalagi, Bumi Tegar Beriman ini telah mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Harusnya penghargaan itu (KLA. red) menjadi acuan, jangan sampai terlena oleh penghargaan sehingga, lalai dalam mengawasi anak-anak di Kabupaten Bogor,” katanya, (18/12/2018).

Menurutnya, ada sektor yang bekerja di benar dalam Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, karena kasus kekerasan seksual terhadap anak sangat sering terjadi.

“Kedepan, Pemkab Bogor harus benar-benar turun ke lapangan, memonitor bagaimana kondisi dilapangan,” tuturnya.

Amin menjelaskan, jika seperti ini maka seolah terjadi kebohongan publik yang dilakukan oleh Pemkab Bogor dengan mendapatkan penghargaan KLA, namun ternyata banyak kasus pelecehan seksual yang menimpa anak-anak.

“Buat apa penghargaan itu jika hanya sebagai simbol saja, tetapi realisasinya tidak ada,” jelasnya.

Ia berharap, Pemkab Bogor bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dapat segera menyelesaikan permasalahan seperti ini, dan jangan sampai terulang kembali.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena mengungkapkan, bahwa kasus tersebut sedang ditangani, dan masih proses penyidikan.

“Masih proses penyidikan, dan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor,” singkatnya melalui pesan whatsapp. (Firdaus)

loading...