BOGOR TODAY – Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillaahilhamdu, kalimat ini membuat kita terasa kecil dan tidak punya daya dan upaya.”Kita adalah makhluk yang lemah dan banyak melakukan salah dan dosa, kelihatannya kita kaya, hebat, berkuasa dan lain-lain padahal itu semua adalah milik Allah SWT,”ujar Ustadz Dicky Sukrilah dengan penuh semangat.

Ustadz Dicky Sukrilah melanjutkan Yayasan Pesat Birrul Walidain dengan tiga sekolahnya yaitu, SMP Pesat, SMA Pesat dan SMK Informatika Pesat mengadakan kurban dan praktik latihan sedekah pada kamis (23/08) di Kampus 3 Pesat. Jumlah hewan yang diurbankan dan untuk latihan sedekah adalah 3 sapi dan 4 domba.”Sekolah Pesat selalu berupaya untuk menerapkan life skill dalam proses pembelajaran, peristiwa Idul Adha ini juga kita manfaatkan untuk latihan sedekah bagi peserta didik, dan peduli pada warga sekitar sekolah,”terang lulusan S-2 IPB ini.

Kasek  SMA Pesat Lida Hasanah menuturkan kegiatan ini sekaligus praktik mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Biologi. “Dengan ikut langsung praktik menyembelih hewan kurban peserta didik akan tersentuh hatinya, betapa mulianya ajaran agama Islam ini,” ujarnya.

Di tempat yang sama Pemerhati Pendidikan Kota Bogor Heru B Setyawan menambahkan makna lain dari berkorban adalah kita memberikan yang terbaik dan yang kita cintai untuk kita korbankan. Maka seharusnya dalam hidup ini, kita berikan yang terbaik, bukan yang jelek yang tidak kita sukai.

Heru melanjutkan lalu apa implementasi nilai berkurban pada zaman now ini.” Mulailah berkurban dari kita sendiri, kemudian pada keluarga kita, lingkungan masyarakat dan Negara Indonesia tercinta,”tambahnya. (*)

 

 

loading...