CIBINONG TODAY – Tinggal hitungan bulan, Indonesia akan mengadakan pesta demokrasi secara menyeluruh disemua wilayah NKRI. Untuk itu, setiap pemerintah daerah harus menyiapkan segala sesuatunya.

Di Kabupaten Bogor, pemerintah daerah setempat telah melakukan rapat sinergitas menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif dan presiden pada 17 April 2019 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, melakukan rapat kordinasi (Rakoor) dengan para Camat  dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang ada di 40 kecamatan.

“Rapat kali ini membahas soal adminitrasi, daftar pemilihan dan gudang penyimpanan sampai ke masalah-masalah yang mempercepat kegiatan pemilu nanti,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, Kamis (31/1/2019).

Pilpres dan pileg kali ini, cukup memusingkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, karena tidak adanya kucuran dana dari pemerintah pusat.

“Sebetulnya ada dana yang harus dibutuhkan salah satunya adanya gudang di tiap kecamatan, untuk penyimpanan alat peraga. Mudah – mudahan camat bisa mengatasi hal itu,” kata Burhan.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bogor, Ummy Wahyuni mengatakan, dalam Rakoor bersama camat ini, tidak lain mengenai persiapan sekretariat PPK, dan gudang logistik di tingkat Kecamatan dan pembiayaan SPPJ PPK saat pemilu serta beberapa teknis ketika perhelatan pencoblosan digelar. “Intinya harmonisasi kerja antara Camat dan PPK. Karena sekretaris PPK adalah sekretaris kecamatan atau kasi pemerintah tingkat kecamatan,” pungkasnya. (Asep B)

loading...