JAKARTA TODAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masuk dalam 5 besar Anugerah Iptek 2017 kategori Budhipraja yang selenggarakan Kementerian Riset teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek) Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar memaparkan, expose terkait perencanaan, kapasitas SDM, Infrastruktur, sarana dan prasana dan metode kerja, budaya inovasi, sistem informasi dan dokimentasi serta hasil inovasi dihadapan dewan juri pernilai, yang bertempat di Gedung BPPT 2, Jakarta pada Kamis 20 Juli 2017 kemarin.

Dalam paparan singkatnya Adang menyampaikan terkait dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi pada tahun 2017 adalah penciri adalah produksi benih ikan hias dan benih ikan konsumsi air tawar termasuk terbanyak di Indonesia, tercapainya swasembada benih padi unggul bersertifikat, terbangunnya sistem informasi manajemen pemda, tersedia layanan pengaduan masyarakat di seluruh OPD.

“Pemerintah Kabupaten Bogor juga memiliki komitmen dan kebijakan terhadap penelitian dan inovasi, hal ini dibuktikan dari konsistensi pelaksanaan kegiatan gelar inovasi daerah Kabupaten Bogor selama 2016-2017 dan rakor jaringan penelitian tahun 2013 – 2017,” ujar Sekda.

Adang menambahkan, di Kabupaten Bogor ada lima komoditas yakni, komoditas padi IPB 3 S di Kecamatan Cariu, Komoditas ikan lele dengan penggunaan hormon oodev di Kecamatan Ciseeng, komoditas ayam sentul di Kecamatan Ciawi, Komoditas Chili oil di Kecamatan parungpanjang dan komoditas teh antanan di Kecamatan babakan madang. (Iman R hakim /*)

loading...