BANDUNG TODAY – Pejabat Gubernur Jabar Mochamad Iriawan mengatakan, inilah saatnya masyarakat Jawa Barat ikut memeriahkan Asian Games 2018. Terlebih, lima cabang olah raga Asian Games yang dipusatkan di Jakarta dan Palembang ini, diselenggarakan di Jawa Barat.

“Kita bangga api Asian Games ersebut bisa ada di Gedung Sate, gedung kebanggaan masyarakat Jabar. Mungkin dalam kurun waktu 50 tahun lagi baru ada di Indonesia lagi,” kata Iriawan di Gedung Sate, Sabtu (11/8/2018).

Masyarakat Jawa Barat, katanya, harus menerima semua kontingen dengan baik. Dengan penerimaan yang baik, ujar Iriawan, contohnya Jabar mendapat apresiasi dari kontingen sepak bola asal Hongkong dan Laos dalam persiapan pertandingan di Bekasi.

“Ini sejarah buat saya, buat Jawa Barat. Lari bawa obornya sih kurang jauh jaraknya buat saya. Sekarang ada di Gedung Sate silakan warga berfoto,” ujarnya.

Iriawan menuturkan momen saat dirinya membawa obor Asian Games adalah saat yang bersejarah baginya. Karena mungkin saja hanya terjadi 50 tahun sekali di Indonesia.

Selanjutnya, kata Iriawan, pihaknya akan mendirikan sekolah atlet di kawasan olahraga Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung untuk memunculkan bibit atlet berkualitas.

Persiapan arena lima cabang olahraga untuk Asian Games 2018 di Jawa Barat sudah mencapai 100 persen dan siap digunakan untuk menggelar pertandingan tingkat internasional tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Jawa Barat, Yudha Munajat Saputra, mengatakan api Asian Games 2018 diestafetkan di lima daerah di Jawa Barat pada 10-14 Agustus 2018 Di Kota Bandung.

Pertama kali Obor Asian Games 2018 tiba di Kabupaten Purwakarta, Jumat (10/8). Oleh 20 atlet, tokoh, dan pejabat, dari Purwakarta, obor akan diestafetkan sejauh 10 kilometer.

“Jadi setiap orang akan membawa obor sambil berlari sejauh 500 meter, 10 kilometer untuk 20 orang. Begitu juga di kota dan kabupaten lainnya,” kata Yudha.

Situ Buleud di Purwakarta, katanya, menjadi pusat kegiatan penyambutan obor sebelum diinapkan. Keesokan harinya, obor dibawa menggunakan mobil ke Kota Bandung melalui pintu tol Pasteur.

“Di Gedung Sate, Pejabat Gubernur Jawa barat, Pak Iriawan, menerima obor kemudian diinapkan di Gedung Sate,” kata Yudha.

Menurut Yudha, deretan gerai dari 27 kabupaten dan kota di Jabar dan panggung disiapkan di halaman Gedung Sate untuk memeriahkan kedatangan obor. Warga akan dipersilakan menyaksikan kedatangan obor tersebut.

Pada Minggu (12/8), kata Yudha, obor akan dibawa ke Garut untuk diestafetkan dan diinapkan di Pendopo Garut. Keesokan harinya, dibawa ke Cianjur untuk diinapkan juga di Pendopo Cianjur.

“Setiap kota atau kabupaten, di sekitar tempat obor diinapkan, digelar acara untuk memeriahkan dan menyosialisasikan Asian Games 2018,” tuturnya.

Terakhir, kata Yudha, obor ini akan dibawa ke Kota Bogor dan diinapkan di Pendopo Kota Bogor.

“Di Bogor dan Cianjur, obor tidak diinapkan di istana kepresidenan. Karena tidak mendapat izinnya. Jadinya, diinapkan di setiap pendopo,” katanya. (Net)

 

 

loading...