JAKARTA TODAY- Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) mengutuk penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Kedua organisasi massa Islam terbesar ini mengajak pengikutnya untuk menemani Novel melawan teror dari para bandit.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mendesak kepolisian membongkar dalang penyiraman Novel dengan air keras. “PP Pemuda Muhammadiyah akan berdiri menjadi benteng kekuatan melindungi dan menemani Novel Baswedan dalam upaya melawan bandit koruptor yang mengancam negeri ini,” kata Dahnil dalam keterangan terulis hari ini.

Menurut PP Pemuda Muhammadiyah, menyiram air keras terhadap Novel merupakan tindakan biadab. Ketua PBNU Bidang Hukum Robikin Emhas menyatakan, organisasinya mendesak aparat kepolisian memberikan perhatian serius dan mengusut tuntas dalang penyiraman air keras terhadap Novel. “Kami mengajak semua pihak untuk terus mengawal proses penegakan hukum di bidang pemberantasan korupsi,” tutur Robikin.

Tak hanya Pemuda Muhammadiyah dan NU, Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) juga menyampaikan kecaman. Mereka mengutuk keras setiap pihak yang mendalangi aksi teror terhadap Novel tersebut. “Meminta Presiden Joko Widodo hadir dan erpihak melawan setiap upaya melemahkan KPK dan aparat di dalamnya,” mengutip keterangan tertulis Ketua Umum Iluni UI Arief Budhy Hardono. (Yuska Apitya)

loading...