JAKARTA TODAY – Mitsubishi mengonfirmasi bakal menghentikan sementara produksi Pajero Sport di Indonesia. Strategi ini dilakukan demi model kesayangan, Xpander.

Tujuan penghentian produksi Pajero Sport agar pabrik Mitsubishi di Bekasi, Jawa Barat, bisa lebih banyak melahirkan Xpander. Sejak keran ekspor Xpander mulai dibuka pada April lalu, Mitsubishi Indonesia keteteran memenuhi permintaan domestik dan pasar luar negeri (ekspor).

“Untuk dapat menyediakan Xpander ke banyak konsumen sesegera mungkin, kami telah memutuskan untuk meningkatkan produksi di MMKSI,” tulis Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) dalam pernyataan resmi, Kamis (29/11/2018).

Pada Oktober lalu CEO Mitsubishi Motors Corporation Osamu Masuko datang ke Indonesia untuk mengumumkan tambahan penanaman investasi 4 miliar yen (Rp540 miliar). Modal baru itu ditujukan buat meningkatkan kapasitas produksi pabrik menjadi 220 ribu unit yang direncanakan terjadi pada tahun fiskal 2020 (April 2020 – Maret 2021).

Pada tahun fiskal 2020 produksi Xpander ditingkatkan menjadi 160 ribu unit per tahun dari saat ini 115 ribu unit per tahun. Seiring peningkatan, kuota ekspor Xpander juga ditinggikan menjadi 50 ribu unit per tahun, melambung dari saat ini 30 ribu unit per tahun.

Meski sudah ada upaya peningkatan kapasitas produksi pabrik, realisasinya masih lama. Sementara itu Mitsubishi Indonesia punya kewajiban memenuhi mendistribusikan ekspor Xpander.

Buat sementara jalur produksi Pajero Sport bakal digunakan untuk memproduksi Xpander. Pajero Sport yang mulai diproduksi di pabrik Bekasi pada 2017 akan dialihkan menjadi impor utuh (CBU) dari Thailand.

“Saat ini kami bekerja keras untuk memperluas perlengkapan produksi serta meningkatkan tenaga kerja di MMKI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia), namun untuk segera memenuhi permintaan yang telah ada, kami berkonsultasi dengan pemerintah untuk dapat melakukan impor sementara untuk Pajero Sport dari Thailand dan mempergunakan lini produksinya untuk memproduksi Xpander,” jelas MMKSI.

Tidak ada pernyataan MMKSI soal jadwal impor Pajero Sport. Namun kabarnya hal itu akan dilakukan pada tahun depan.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika pernah mengungkap bahwa Masuko sudah menjelaskan rencana impor Pajero Sport saat mengunjungi Indonesia pada Oktober lalu. Menurut Putu impor itu dilakukan 100 persen pada Pajero Sport dan tidak sampai setahun.

“Untuk sementara ini semuanya CBU nanti akan ekspansi dan kerja sama dengan Nissan untuk pendalaman,” ucap Putu. (net)

loading...