JAKARTA TODAY- Mercedes-Benz Indonesia bersama Cakrawala Automotif Rabhasa (CAR) membuka gerai terbarunya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Gerai tersebut merupakan penambahan fasilitas berupa body dan pusat pengecatan.

“Workshop ini siap melayani pelanggan yang memiliki kendaraan paska kecelakaan,” kata Manager CAR Mercedes-Benz Indonesia, Rudy Kusmanto, kemarin.

Rudy mengatakan, pada gerai tersebut merupakan yang pertama memperoleh sertifikasi langsung dari pusat Mercedes-Benz di Jerman. Termasuk juga menjadi pelengkap jaringan Service, Sales dan Sparepart (3S).

“Perkembangan pasar kendaraan premium semakin pesat. Untuk itu pelayanan purna jual menjadi aspek penting serta perhatian khusus,” ujarnya.

Bagi dia, workshopnya sudah dilengkapi dengan fasilitas terbaru dan modern berstandar pusat Mercedes-Benz. Fasilitas, diantaranya dua ruang pengecatan, dua ruang persiapan pengecekan kondisi mobil sebelum perbaikan dan dua ruang dari USI Italia sebelum memulai pengecatan. Workshop ini sedikitnya mampu menampung sedikitnya 250 unit mobil perbulan dengan 12 pekerja. Adapun material cat yang digunakan, ialah Glasurit rekomendasi Mercedes-Benz.

Selain itu keunggulan lain, yakni body repair and paint, alumunium repair, spot repair, perbaikan struktur dengan cellete bench and jigs, analisa struktur berkomputer, one day service untuk perbaikan minor maksimal dua panel.

“Tidak semua tempat perbaikan memiliki fasilitas seperti di sini,” kata dia.

Ia berujar, dalam soal harga selama perbaikan, pihaknya menggunakan sistem autadex untuk mengetahui detail kerusakan secara tepat. CAR juga memberi garansi untuk perbaikan selama dua tahun.

Sementara, General Manager CAR, Lisa Wijaya berharap kehadiran gerai itu dapat menjadi pelengkap bagi para pelanggan setia Mercedes-Benz. “Mampu bersaing di mobil after servis khusus mobil Eropa,” kata Lisa.

Lebih lanjut, Rudy menambahkan, selain untuk mobil keluaran Mercedes-Benz, gerai tersebut juga mampu menangani mobil dengan brand berbeda sesuai kerusakannya. Walaupun, tetap mengutamakan konsumen berasal dari Mercedes.

Sampai kini memang belum banyak konsumen dari merk lain yang menjadi pelanggannya dan baru tercatat lima persen. “Brand lain mobil premium Jepang juga ada, tetapi kebanyakan Eropa,” kata Rudy. (Yuska/cnn)

loading...