JAKARTA TODAY- Google baru saja merilis hasil riset mereka mengenai pengaruh internet terhadap kebiasaan konsumen Indonesia dalam hal membeli mobil. Dari hasil tersebut diperoleh kesimpulan bahwa mayoritas pembeli mobil di Indonesia menggunakan internet sebagai alat untuk mencari informasi mengenaui mobil yang akan mereka beli.

Menanggapi hal ini, Toyota, sebagai salah satu pabrikan pemasok mobil terbesar di Indonesia, menyatakan bahwa hasil riset Google ini cukup mengejutkan.

Head of Media Relation Toyota Astra Motor, Dimas Ibrahim Aska, mengatakan bahwa industri mobil Indonesia sudah memasuki era baru. “Dulu kalau mau beli mobil ya mau tidak mau harus ke showroom untuk bisa lihat langsung. Tapi hasil riset Google ini menyatakan bahwa sekarang kecenderungannya tidak seperti itu. Kini orang tinggal search untuk lihat-lihat mobil yang mereka mau,” ujar Dimas.

Ia juga menyatakan bahwa internet juga berperan dalam mengerucutkan calon pembeli yang datang ke diler. “Dengan ini, yang datang ke diler sudah mulai terspesifikasi. Mereka sudah memiliki pengetahuan tentang mobil tersebut dari internet. Jadi yang datang ke diler adalah yang memang sudah yakin akan membeli mobil. ini juga tentu akan mempermudah kita secara operational cost,” ujarnya.

Selain itu, Toyota juga menyatakan bahwa mereka sudah mulai mencoba memanfaatkan internet ini sebagai alat yang mampu membantu promosi produk mereka. “Kita sebagai brand akan mengikuti perkembangan. Sekarang dengan era milenial, kita lakukan promosi melalui channel channel baru seperti YouTube, Search, dan tentu website resmi kami sendiri. Video 360 di YouTube contohnya, sangat membantu konsumen untuk mengetahui misalnya interior mobil tanpa harus datang ke diler lagi,” jelas Dimas. (Yuska/dtk)

loading...