image1(1)CIBINONG TODAY – Dinas Koprasi dan UMKM sedang merancang suatu sistem pemberdayaan yang akan lebih berdampak pada pelaku UMKM sendiri. Bertujuan untuk pembentukan pola pikir yang lebih siap bersaing dikanca pasar era milenium saat ini.

Selama ini pembinaan telah diberikan sesuai kebutuhan yang diperlukan oleh para pelaku UKM, semua program selalu disuguhkan oleh Dinas Koprasi dan UMKM Kabupaten Bogor. Namun karena pola pikir UKM terlalu meruncing kepada penghasilan saat itu saja, sehingga semua kegiatan yang telah diberikan hanya menjadi suatu pengetahuan yang tidak pernah diterapkan dalam usahanya.

“Saya sudah sangat meyakini semua permasalahan yang ada pada penggelut usaha, rata-rata semua lebih suka berdiri dengan dirinya sendiri. Pastinya itu ada faktornya, seperti terlalu puas dengan hasil saat ini, jadi pola pikirnya terlalu singkat,”papar Kepala Bidang Usaha Kecil Menengah (UKM), Dinas Koprasi dan UMKM Abdul Aziz, kemarin.

Pembentukan forumpun dapat diyakini membantu Dinkop dan UMKM dalam merealisasikan suatu program yang ada digagas, sehingga semua yang akan menjadi suatu kewenangan maupun kebutuhan bersama, dapat disuarakan oleh forum melalui rapat musrenbang yang diselenggarakan.

Selama inikan rapat musrenbang selalu didominasi oleh masukan pembangunan infrastruktur saja, masih azis – sapaan akrab,”sayapun juga pernah mengajukanya secara langsung, namun respon yang saya dapat nol. inilah tujuan saya membentuk suatu forum UMKM, semua akan dapat disuarakan secara serentak oleh para anggota yang terdaptar dalam forum, ya kalo saya sendirikan mengajukan tidak digubris. tapi kalo forumkan banyak anggotanya jadi lebih mudahlah dalam menyuarakannya,”tandas, (Putra)

loading...