Diganjar Piala Citra seperti pencapaian tertinggi bagi insan film tanah air. Maka tidak heran bila Marsha Timothy masih tak percaya ketika akhirnya menerima predikat sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia 2018.

Penghargaan itu didapatkan Marsha berkat aktingnya sebagai Marlina dalam “MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK”. Ia memerankan seorang wanita Sumba pemenggal kepala pria yang kemudian dibawa melewati perjalanan jauh untuk mencari keadilan.

“Nggak nyangka (menang), nggak mungkin lah kalau acara kayak gini menyangka menang, pede gila. Saya bisa masuk nominasi aja udah senang,” kata Marsha ditemui usai menerima penghargaan di Teater Taman Ismail Marzuki, kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu malam (9/12/2018).

Karakter yang dimainkan Marsha Timothy dalam film “MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK” jelas bukan pekerjaan gampang. Namun dengan serius ia berhasil menaklukan tantangan-tantangan yang ada.

“Tiap ada film baru saya selalu serius, berusaha jadi karakter baru dan believable di mata penonton. Marlina ini peran saya yang berbeda dari karakter sebelumnya. Ini juga jadi film pertama di mana saya berdialek dan itu berkesan,” tuturnya.

Marsha Timothy bukan sekali masuk nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia. Pada tahun 2007 ia sempat tercatat dalam nominasi yang sama berkat film “MERAH ITU CINTA” besutan Rako Prijanto.

Kini ketika kembali masuk nominasi, istri aktor Vino G Bastian itu berhasil menendang empat saingan lain. Sebut saja Dian Sastrowardoyo, Prisia Nasution, Della Dartyan hingga Putri Ayudya. (Net)

 

 

 

 

loading...