BOGOR TODAY – Kemajuan tekhnologi kian pesat, Negara Negara maju kian memacu sektor-sektor pendukung, seperti infrastruktur. Trasportasi. Pendidikan serta sumber daya manusia yang ahli dibidangnya.

Guna memenuhi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2019 – 2023. Ridwan Kamil melakukan pertemuan di Resto Kedai Kita yang berada di dalam Kebun Raya Bogor dengan Menteri Negara untuk Asia dan Pasifik, Mark Field.

Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam tersebut Ridwan Kamil coba memaparkan potensi wilayah Jawa Barat. Mulai dari potensi bisnis. Wisata hingga industri ekonomi makro. Menurut dia pertemuannya dengan Mark Field merupakan kesempatan baik demi keberlangsungan hubungan baik antar dua Negara.

“Ini kesempatan yang sangat baik untuk saya memaparkan potensi yang dimiliki Propinsi Jawa Barat pada khususnya, kita ini mempunyai potensi wisata dan industri yang baik. Selain itu Citra ingris sangat baik. Negeri yang memberikan keberagaman. Lihat saja Walikota London itu adalah muslim. Nah dari situ aja kita Bisa menjadi percontohan bahwa pemerintahan inggris merupakan pemerintahan yang demokratis,” kata Ridwan usai diskusi, rabu siang (15/8/2018).

Nanti, lanjut Ridwan, dirinya mewakili Jawa Barat segera dibuatkan kerjasama yang baik bagi kedua belah pihak. Untuk bukti nyata pertemuan tersebut hal itu ditandai oktober mendatang akan dilaksanakan pelatihan Bahasa inggris untuk semua sekolah dan para ulama, ridwan berharap warga Indoinesia, khususnya jawa barat mengusai Bahasa inggris dengan baik dan benar.

“Oktober nanti insya allah kita akan adakan pelatihan Bahasa inggris bagi masyarakat, terutama bagi para ulama. Saya berharap Jawa Barat ini bisa menjadi daerah percontohan berbicara Bahasa inggris yang baik dan benar. Englis Speaking Provinsi lah kira kira kitu, “ kelakarnya.

Selain sektor pendidikan pada kesempatan tersebut pun disepakati beberapa poin diantranya kerjasama sektor perekonomian, sosial politik. Kebudayaan. wisata. Industri bahkan dalam waktu dekat sejumlah pemimpin muda di Indonesia di undang belajar Bilateral ke negara Inggris (Hendi)

loading...