Untitled-19RIO DE JANEIRO, TODAY-Atlet lompat jauh Indonesia, Maria Londa, gagal menembus ba­bak final. Ia mengakui bahwa pencapaiannya di Olimpiade 2016 bahkan tidak bikin dirinya sendiri puas.

Pada babak kualifikasi yang berlangsung di Olympic Stadi­um, Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (17/8/2016) pagi WIB, lompatan terbaik Maria adalah 6,29 me­ter. Dengan catatan tersebut, ia menempati posisi ke-12 di Grup B dari total 38 atlet yang ber­lomba.

Dengan catatan tersebut, ia pun gagal lolos ke final. Po­sisi pertama dalam perlombaan tadi pagi diraih oleh atlet lom­pat jauh Serbia, Ivana Spanovic, dengan catatan lompatan 6,87 meter.

Setelah melihat catatan lom­patannya di perlombaan tadi, Maria pun mengaku bahwa seharusnya dia bisa lebih baik lagi. “Jauh dari harapan saya sebenarnya, karena prestasi terbaik saya ‘kan 6,70 meter,” ucapnya.

“Berharap karena ini adalah pertandingan yang saya tunggu-tunggu. Hari ini saya bertand­ing sangat nyaman dan sangat rileks mungkin karena penga­ruh sempat tidak bisa berlatih agak lama.

“Tapi, inilah hasil terbaik pada hari ini. Saya tetap ber­syukur dan terima kasih atas doanya.”

Maria juga mengaku tidak mengalami masalah apa-apa seperti cedera. Satu-satunya sisi minus, menurutnya, hanyalah waktu latihan yang terpotong.

“Sebenarnya sudah tidak ada masalah dengan cedera,” ujarnya.

“Saya sudah tidak mera­sakan sakit lagi, tidak ada trauma lagi. Tadi saya merasa sangat nyaman, bisa mengua­sai lapangan. Tapi, mungkin karena waktu latihan yang ter­potong akibat istirahat. Hasil 6.29m sangat jauh di bawah harapan pribadi,” kata Maria. (Imam/dtk)

loading...