BOGOR TODAY- Konstelasi politik internal PDIP jelang penetapan calon Walikota Bogor 2018 mulai memanas. Salah satu kandidat yang aktif blusukan ke titik-titik simpul suara di Kota Bogor adalah Sugeng Teguh Santoso.

“Saya mempunyai mimpi dikemudian hari saya mampu menghantarkan Bogor berkeadilan sosial, transparan. Dan kota ini juga harus tumbuh menjadi kota milik semua warganya,” kata Sugeng. Bagaimana agar visi saya itu terwujud? “Misi saya adalah merawat dan meneguhkan ke-Indonesiaan khususnya Bogor dengan mengedepankan Pancasila dan konstitusi dalam setiap gerak pembangunan daerah. Mengupayakan lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Kota Bogor. Membangun infrastruktur lingkungan warga yang massif dan ramah. Meningkatkan layanan kesehatan gratis. Meningkatkan pendidikan gratis tanpa pungutan lagi di sekolah negeri. Memperkuat ekonomi mandiri untuk UMKM dan PKL dengan tanpa basa basi. Terminal Baranangsiang harus dibangun segera sebagai pintu masuk Kota Bogor. Warga, budayawan dan seniman akan difasilitasi menggunakan ruang publik untuk tampil. Dunia usaha akan diberi hak yang sama, tidak ada mafia proyek.
Dan melakukan sinergi positif dengan Polri dan TNI untuk pengamanan wilayah;” kata dia.

 

“Jika terpilih, jabatan Walikota Bogor bagi saya hanyalah bonus dalam politik. Kalaupun tidak, maka saya setidaknya telah membangun paradigma baru dalam politik yang bersih dan sehat,” tandas Sekjen DPN Peradi itu.(Yuska Apitya)

 

loading...