BOGOR TODAY – Balon Calon Walikota Bogor, Sugeng Teguh Santoso (STS) terus mempersiapkan diri untuk maju melalui jalur perseorangan.

STS mengatakan, memang betul dirinya telah mendaftar ikut penjaringan di PDI P, namun keputusan itu akan di tetapkan DPP. Dan saat ini sudah mulai pelaksanaan survey untuk menentukan hasil siapa yang memang polularitas dan elektabilitasnya paling tinggi.

Maka dari itu, dirinya tak hanya mengamdalkan tiket dari PDI P, artinya ketika restu Megawati jatuh kepada orang lain, maka Sekjen DPP Peradi itu akan tetap maju melalui independen.

“Ya sambil berjalan, saya juga tetap mengumpulkan KTP, dan saat ini telah terkumpul sebanyak 30.000 KTP,” kata STS di Jalan Pajajaran, Senin (12/06/17).

Diakuinya, rasa optimis untuk bisa melenggang hingga pada waktu pencoblosan terus bergelora, mengingat dukungan dari berbagai pihak yang menginginkan dirinya memduduki kursi F 1 Kota Bogor terus mengalir.

“Kalau maju lewat jalur independen berarti saya butuh sekitar 21 ribu lagi, dan hingga saat ini banyak pihak yang datang dan menyatakan siap menjadi relawan saya, seperti para musisi jalanan, dan komunitas-komunitas lainnya, hingga para kiyai yang pernah saya datangi,” ujar pria yang pemiliar dengan peci hitamnya itu.

Bahkan, lanjut dia, untuk dukungan dari musisi hingga dituangkan dalam sebuah lagu, yang khusus temtang dan dipersembahkan untuk dirinya.

“Ya saya kenal dengan Kaka Setiawan, dan dia telah membuatkan 3 lagu tentang dan untuk saya dengan judul sang pembela, pria berpeci hitam dan Kota Bogor, dan saya sangat mengagumi itu,” tandasnya.

Seperti di ketahui melalui penjaringan di PDI P, enam nama terus berlomba untuk merebut hati Megawati, antara lain, Dadang I Danubrata, Sugeng Teguh Santoso, Teddy Risandi, Arifin Himawan, Erik Suganda dan Bagus Karyanegara.(Yuska Apitya)

loading...