Untitled-7BOGOR TODAY – Sebuah robot pemanjat pohon ke­lapa diciptakan oleh empat mahasiswa Politeknik Ele­ktronika Negeri Surabaya (PENS). Robot ini diklaim dapat membantu petani ke­lapa di daerah-daerah ter­pencil.

Hasil karya intelektual mahasiswa Alfin Junaedy, Teguh Satrio Wibowo, Mer­inda Nur Qur’Ani dan Rizky Hernawan ini, diciptakan atas bimbingan Dr. Eng. Indra Adji Sulistijono, ST, M.Eng dan dipublikasikan di IPB Dramaga Bogor.

Teguh Satrio Wibowo, satu dari empat mahasiswa Perguruan Tinggi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) mengatakan, Indo­nesia sebagai negara kepu­lauan terbesar di dunia me­miliki banyak pohon kelapa. Sayangnya, potensi kelapa belum termanfaatkan kare­na keterbatasan sumberdaya manusia.

Ia menambahkan, robot pemanjat pohon kelapa dik­endalikan dari jarak jauh, dengan menggunakan re­mote kontrol. “Memetik kelapa tidak susah lagi. Ro­bot berbentuk segi enam, beroda tiga, dikendalikan dengan joystick yang ter­koneksi via wireless, me­miliki sensor keseimban­gan dan memiliki lengan pemotong,”paparnya.

Robot juga dapat men­gurangi risiko kecelakaan jatuh para petani pemanjat kelapa. Tabung pneumatik sebagai penyimpan udara, dapat diisi dengan meng­gunakan pompa sepeda secara manual sebagai tenaga utama robot. Ini dapat menjadi solusi untuk daerah terpencil, dan me­ningkatkan produktivitas kelapa. (Abdul Kadir Ba­salamah/Net)

loading...