HONGKONG TODAY- Sebuah lukisan klasik karya Andy Warhol yang menggambarkan pemimpin China, Mao Zedong, berhasil terjual US$12,7 juta atau Rp169 miliar di balai lelang Sotheby, Hong Kong. Melansir AFP, meski terlihat tinggi, namun pihak balai lelang mengatakan hasil penjualan yang diadakan pada Minggu (2/4) itu termasuk di bawah target yaitu US$15 juta.

Penjualan karya seniman pop Amerika Serikat dari 1973 itu menarik perhatian, lantaran diselenggarakan di wilayah semi-otonom dari peraturan sensitif mengenai gambar Mao di China. Balai lelang menyebut estimasi lebih dari US$15 juta untuk sebuah karya seni adalah yang tertinggi bagi lukisan di Asia. Pihak penyelenggara lelang juga tidak menyebutkan identitas pembeli lukisan tersebut. Sotheby menggambarkan lelang tersebut adalah penjualan siginifikan pertama dari seni kontemporer Barat di Hong Kong. Namun ketika pembeli dari China daratan telah mengembangkan kekuatan pasar yang besar, gambar Mao milik Warhol mengundang kontroversi.

Sebuah tur retrospektif atas karya Warhol tidak mengikutsertakan karya seniman itu yang menggambarkan pemimpin China tersebut saat diadakan di Shanghai dan Beijing pada 2013 silam. Warisan Mao sebagai Bapak Pendiri Komunisme China membuat dia amat sangat dihormati. Ini dapat terlihat dari potret besar Mao yang masih ada di Tiananmen Square dan mata uang China. Mao merupakan proklamator Republik Rakyat China pada 1 Oktober 1949 dan menjadi Presiden Republik Rakyat China pertama hingga lengser pada 9 September 1958. Mao meninggal pada 9 September 1976. (Yuska Apitya/BBC)

loading...