SUKAMAKMUR TODAY – Beragam cara dilakukan masyarakat untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke 73 tahun, seperti yang dilakukan warga Kampung Sukahurip, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Sejak pagi berbondong bondong memenuhi lapangan yang tak jauh dari Kantor Desa Sukawangi.

Seperti yang dilakukan Aindri Riska Putri (12) siswa sekolah Darul Ullum Terpadu, sejak pukul 05:00 pagi bergegas melangkahkan kaki menuju tempat peringatan HUT Republik Indonesia, ia bersama rekannya harus rela berjalan sejauh 25 kilo meter diatas kondisi jalan yang tak layak hingga membutuhkan sedikitnya 3 jam berjalan kaki dari kediamannya di Kampung Arca, Sukawangi, Sukamakmur.

Selain akses jalan rusak dan tak mudah untuk dijangkau jalan sepanjang 25 kilo meter tersebut pun tak punya kendaraan umum untuk menunjang aktivitas warganya. “Saya sudah jalan kaki sejak pukul 05:00 pak. Karena kondisi jalan yang rusak parah kayak gini. Cape banget pak setiap upacara 17 Agustus harus jalan kayak gini. Rusak dan gak ada kendaraan umum,” kata Aindri, Jumat  (17/8/2018).

Bukan tak ingin Aindri bersama rekan lainnya duduk manis sampai tujuan, namun kondisi yang tak memungkinkan tersebut memaksa ia harus kuat berjalan kaki hingga puluhan kilo meter, ia pun berharap pemerintah bisa lebih peka akan fasilitas transportasi di desanya terutama infrastruktur jalan. “Pengennya jalan ini bisa cepat diperbaiki, semoga bupati bisa memperbaiki kondisi jalan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukawangi, Endro Hermawanto mengatakan, dirinya beserta jajaran terus berupaya membenahi Desa yang dipimpinnya, selain infrastruktur jalan juga gencar membangun sumber daya manusia. Perlu di ketahui Sukawangi. Sukamakmur merupakan wilayah produktif hasil bumi seperti kopi. Cengkeh dan lainnya. Namun keprihatinan akan kondisi jalan menghambat laju perekonomian. Desa Sukawangi yang berjarak kurang lebih 45 kilo meter dari pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor seperti di anak tiri kan.

“Saya prihatin melihat warga saya yang harus terus bersabar menikmati bebatuan diseluruh median jalan karena hingga saat ini belum juga tersentuh pembangunan oleh pemerintah kabupaten. Padahal jalan ini milik kabupaten Bogor, cuma 30 persen jalan ini sudah dibeton sisanya bebatuan besar semua. Saya berharap pemerintah kabupaten bisa cepat tanggap memperbaiki 70 persennya lagi. Agar laju ekonomi di desa kami bisa cepat berjalan,” harap Kades Sukawangi disela festival 17 Agustus. (Hendi)

loading...