CIBINONG TODAY – Kedatangan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono ke Gedung DPD Golkar Kabupaten Bogor, memberi spirit bagi tujuh partai koalisi yang mengusung pasangan Jaro Ade – Ingrid Kansil (JADI). Terlebih, saat Agung Laksono menyatakan bahwa pasangan JADI menang di Pilkada Kabupaten Bogor 2018, sontak suara takbir sebagai bentuk rasa syukur pun terucap dari pendukung Jaro Ade.

“Sebagaimana dilaporkna oleh tim pemenangan pasangan JADI bahwa Jaro Ade menang di Pilkada Kabupaten Bogor 2018. Dan saya pun penya keyakinan Jaro Ade menang,” ujar Agung Laksono saat mendatangi Kantor DPD Golkar Kabupaten Bogor, Senin (2/7/2018).

Ketua Umum PPK (Pimpinan Pusat Kolektif) Kosgoro 1957 itu, mengaku kedatangannya ke Kabupaten Bogor telah direstui Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto untuk meninjau dan menyemangati langsung kader – kader militan Golkar yang tengah bertempur sengit untuk kemenangan pasangan JADI.

“Sebagaimana kita ketahui pilkada sudah terlaksana, namun perjuangan kita belum berakhir karena, karena hasil keputusan pleno di KPUD belum diumumkan. Saya minta baik kader Golkar, tim pemennagan dan partai Koalisi JADI terus mengawal kemenangan ini hingga penetapan dari KPUD,” pinta Agung.

Politisi senior Golkar menjelaskan, kecurangan dalam pilkada menjadi hal biasa. Untuk itu, Agung meminta semua tim mewaspadai jangan sampai dicurangi tim lawan. “Kita ingin menjadi pemenang bukan kalah dicurangi,” tuturnya..

Agung meminta KPUD Kabupaten Bogor aga bersikap obyektif dan netral, mengingat dua kubu masing – masing mengklaim kemenangan dengan hasil penghitungan yang di lakukan diinternal tim. ”

“Saat ini zaman canggih penghitungna suara dilakukan di komputer, namun yang di belakang komputer itu tetap manusia dna tidak menutup kemungkinan kecurangan itu dilakukan. Untuk itu,saya minta kepada tim pemenangan dan partai koaliis kawal hingga tuntas,” pungkasnya.

Sementara itu, calon bupati Bogor, Jaro Ade meyakini dewi Fortuna masih berpihak padanya, meski kubu sebelah (pasangan Ade Yasin – Iwan Setiawan HADIST, red) sudah mendeklarasikan diri unggul diatas pasangan JADI dengan perolehan suara 41,10 persen untuk HADIST dan Jaro Ade mendapat 38,72 persen.

“Boleh – boleh saja mengklaim, tapi penentuan pemenang yang sah akan diumumkan saat pleno KPUD. Kita tunggu dan harus hormati aturan,” ucap Jaro Ade. (Iman R Hakim)

loading...