BOGOR TODAY- Sedikitnya 14 nama bakal calon Wali Kota Bogor telah didapatkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui penjaringan mutiara PKS dari eksternal.

Penjaringan tersebut dibagi menjadi tiga tahap dan dilaksanakan mulai 1 Juli 2017 hingga 1 Agustus 2017. Memasuki tahap pertama, PKS telah menerima masukan dari seluruh masyarakat terkait nama-nama tokoh publik yang amanah dan berkualitas untuk menjadi Wali Kota Bogor. “Ya, kita memang sudah menjaring 14 nama dari masyarakat baik lewat SMS, email, dan media sosial,” ungkap Ketua DPD Kota Bogor Atang Trisnanto, hari ini.

Lebih lanjut Atang menjelaskan, bahwa pihaknya mulai melanjutkan tahap penjaringan mutiara PKS ke tahap pendekatan. “Dari tanggal 8 Juli 2017 kemarin, PKS sudah mulai bersilutarahim kepada tokoh publik yang diusulkan oleh masyarakat untuk bertukar ide dan gagasan serta mengenal lebih dalam kualitas calon Wali Kota Bogor. Baru 3 orang yang baru didatangi,” jelasnya.

Dari belasan nama yang telah didapat, mayoritas latar belakang yang digeluti tidak lain berasal dari tokoh politik, pemerintahan, agama, akademis, dan profesional.

Bahkan dua nama pimpinan tertinggi di Kota Bogor pun turut diusulkan oleh masyarakat dalam penjaringan penjaringan mutiara PKS ini. “Tokoh publik tersebut antara lain Bima Arya dan Usmar Hariman, sedangkan dari bidang politik ada Zaenul Muttaqin dan Sopian. Selain itu, kami mendapat nama rektor IPB,” urainya.

Atang menargetkan pada bulan Agustus 2017 mendatang, pihaknya telah menentukan nama-nama kandidat calon Wali Kota Bogor untuk diajukan ke DPP PKS. “Hasil akhir Insya Allah bulan Agustus sudah diputuskan beberapa nama yang akan kita usulkan ke DPP bersama tiga usulan nama yang berasal dari internal PKS,” terangnya.

Sementara itu, tiga nama yang telah diusulkan dari internal PKS yang menjadi bakal calon Wali Kota Bogor antara lain Achmad Ru’yat, Atang Trsinanto, dan Najamudin.(Yuska Apitya)

loading...