BOGOR TODAY- Keberangkatan tiga pimpinan DPRD Kota Bogor diantaranya Ketua DPRD Untung W Maryono, Wakil Ketua Heri Cahyono dan Jajat Sudrajat ke Moscow, Rusia, mendapat kecaman berbagai pihak.

Ketua KNPI Kota Bogor, Bagus Maulana mengaku sangat kecewa dengan tindakan pimpinan DPRD yang melakukan lawatan dinas ke luar negeri hanya menjadi penonton dan terkesan plesiran. Apa yang dilakukan para legislator merupakan bentuk pengkhianatan terhadap rakyat.

Menurut Bagus, masih banyak persoalan krusial di Kota Bogor, yang jauh lebih penting dan urgent, dibandingkan berangkat ke luar negeri hanya mendapingi atau menyaksikan sebuah acara.

“Ini gawat karenaa anggota dewan tidak tahu prioritas, kita semua tahu kalau agendanya adalah mendampingi Pemkot Bogor, sementara Pemkot sendiri ga ikut hadir jadi siapa yang didampingi?. Walikota saja yang di undang khusus nya tidak hadir di acara itu. Kalau kurang piknik, piknik sajalah pake duit sendiri, jangan pake duit rakyat,” tegasnya.

Harus dicermati dan dilihat dengan seksama, ketika undangannya adalah mendampingi Pemkot Bogor, sementara Pemkot sendiri tidak berangkat berarti dana yang dianggarkan adalah dana liar, bahkan penggunaan dana itupun bisa jadi temuan audit BPK nantinya. Perbuatan para wakil rakyat itupun menambah ketidak percayaan masyarakat kepada para wakil rakyatnya.

“Plesiran ke moscow ini menambah ketidak percayaan masyarakat bahwa yang mnjadi dasar kepentingannya adalah untuk rakyat, karena apa yang dihasilkan dari plesiran itu sendiri tidak pernah dipaparkan apalagi diimplementasikan, maka kedepannya jangan salahkan rakyat apabila kedepannya sudah tidak lagi mempercayai mereka atas action apapun dari mereka yang mengatas namakan rakyat dan kemajuan Kota Bogor,” tandasnya.(Yuska Apitya)

loading...