CIBUNGBULANG TODAY – Kemiskinan memaksa Muzaki (7) bocah penderita gizi buruk dan polio, harus merasakan sakit sepanjang hidupnya, dan sangat berharap uluran tangan dermawan, karena pemerintah seperti tutup mata melihat realita anak bangsa yang menderita.

Muzaki tinggal di Kampung Pabuaran, RT 03/01, Desa CiaruteuniLir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, anak dari Masun seorang petani dan ibu seorang buruh serabutan, hanya berpenghasilan pas pasan untuk kebutuhan hidup.

Dari sejak Pebruari 2017 kondisi Muzaki semakin buruk hingga akhirnya pada 11 Juni 2017 Tim relawan dan orang tuanya membawanya ke RSUD Ciawi. Namun naas Muzaki harus dirujuk ke RSP Fatmawati Jakarta Selatan untuk ditangani.

“Hasil diagnosa dari Dokter, menyimpulkan Muzaki menderita tumor tulang dan berimbas pada pembengkakan pada otaknya, sehingga mendorong bola mata nya keluar, sehingga penyakit ini masuk kriteria Gizi buruk,” ujar Masun.

Saat ini Muzaki sedang di rawat di RSP Fatmawati, orang tua nya pun kesulitan untuk biaya pengobatan, dan biaya sehari-hari dirumah sakit baik itu untuk kebutuhan Muzaki, maupun kebutuhan keluarga nya selama menunggu di Rumah Sakit.

Sementara, untuk penanganan saat ini sebelum dilakukan operasi, namun akan dilakukan transfusi darah dan setiap hari dilakukan pengecekan tulang sumsum. “Saat ini, yang diperlukan Muzaki adalah Donor Darah, dari golongan darah apa saja, karena nantinya donor darah itu dapat ditukarkan  sesuai dengan golongan darah Muzaki,” bebernya.

Melihat kondisi Muzaki saat ini, Samun berharap ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Pemrov Jabar untuk meringankan biaya pengobatan anaknya. “Belum ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor atau pun Dinas Kesehatan, hanya bantuan dari Relawan saja yang membantu Muzaki saat ini,” harap Samun. (Agus)

loading...