JAKARTA TODAY- Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tono Suratman melakukan pertemuan dengan Menpora Imam Nahrawi di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Selasa (13/2). Salah satu topik yang menjadi pembahasan adalah penataan suporter di Indonesia.
The-Maczman
Imam berharap ke depannya, sportivitas suporter di Indonesia bisa lebih terjaga. Hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab PSSI sebagai federasi sepak bola Indonesia maupun klub yang bersangkutan. Imam mengatakan, pihaknya juga akan mengajak media untuk membangun dan bertanggung jawab agar pengerahan suporter khususnya sepak bola dapat diatur dengan baik.  “Kami akan berikan beberapa peraturan seperti membuat yel-yel yang bertemakan persatuan dan lain sebagainya,” sebut Imam.

Terkait program pengadaan sentra pembinaan olahraga di delapan provinsi, Tono menyebut KONI Pusat akan mendukung keberadaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) yang dianggap penting. Nantinya, provinsi yang bisa menjadi sentra pembinaan adalah daerah yang pernah menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON). Selain itu, Imam juga mendapatkan laporan dari KONI Pusat terkait rencana digelarnya Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI pada 21-22 Februari mendatang. “Kami berharap Pak Menteri dapat hadir untuk membuka dan menjadi narasumber,” ucap Tono. (Yuska Apitya/cnn)

loading...