BOGOR TODAY- Proyek revitalisasi Pasar Bogor yang dikerjakan PT Waskita Jaya Purnama masuk dalam prioritas audit Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor.

Kasi Intel Kejari Bogor, Andi Fajar Alamsyah, mengaku pihaknya sedang mengumpulkan data-data pekerjaan proyek senilai Rp11 miliar tersebur. “Masuk dalam prioritas pantauan,” kata dia.
Sebelumnya, Direktur Operasional PDPPJ Syuhairi mengatakan, pihaknya sudah melakukan penilaian dan sudah menerima hasil pekerjaan dari PT. Waskita Jaya Purnama.

“Sudah dilakukan penyerahan oleh PT Waskita Purnama jaya, dan sekarang sedang dalam tahap pemeliharaan,” kata Syuhairi yang juga ketua panitia penerima hasil pekerjaaan (PPHP).

Menurut dia, Penerimaan hasil pekerjaan di lakukan setelah tim penerima hasil pekerjaaan melakukan kunjungan langsung ke lapangan mengecek hasil pekerjaan. Terkait adanya keluhan pada keramik dan rolling door, Syuhairi menjawab. “Permasalahan Keramik, Mekanical Electrical dan rolling door serta semua pekerjaan secara kuantitatif dan kualitatif sudah sesuai dengan RAB dan memenuhi Spek, di perkuat penilaian oleh Tim Pengawas CV Mahoni,” ucap dia.

Ia mejelaskan surat tertulis dari tim pengawas sudah kita terima ,yang menyatakan bahwa pekerjaan dari PT. Waskita sudah di kerjakan dengan baik dan memenuhi RAB. “jadi dengan demikian kita menerima hasil pekerjaan,” pungkasnya.

Hal senada di katakan Kepala Sub Bagian Humas PDPPJ Sulhan mengatakan, tidak ada lagi permasalahan terkait revitalisasi Pasar Baru Bogor ini, karena sudah dikerjakan sesuai aturan dan di periksa oleh PPHP sebelum diterima hasil pekerjaan. Ada masa pemeliharaan selama enam bulan, dan jika dalam masa pemeliharaan itu ada kerusakan misalnya dapat langsung diperbaiki.

“Jika ada keramik pecah, rolling door rusak atau apapun itu akan dilakukan perbaikan oleh kontraktor PT. Waskita selama masa pemeliharaan yang masih ada waktu beberapa bulan kedepan,” tutup Sulhan.(Yuska Apitya)

loading...