JAKARTA TODAY- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian mengatakan, perakit bom panci di Buah Batu, Bandung, Agus Wiguna (22) merupakan mantan pengguna narkotik.

Tito mengatakan, hal tersebut diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan kepolisian terhadap Agus.

“Kasus bom panci (Buah Batu), dari interview, dia mantan pengguna narkotik,” kata Tito usai menghadiri upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-71 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (10/7).

Menurut Tito, Agus merupakan pelaku teror jenis lonewolf atau tidak terkait dengan kelompok teroris tertentu. Tito menuturkan, Agus memperoleh pemahaman radikal dan kemampuan untuk merakit bom melalui internet.

Agus mulai merakit bom panci pada Sabtu (1/7) lalu. Rencananya, bom panci tersebut akan diledakkan di tiga lokasi berbeda di Bandung yakni Kafe Bali di Jalan Braga, Rumah Makan Celengan di Astana Anyar, dan sebuah gereja di kawasan Buah Batu.

“(Agus) hanya baca internet dan terinspirasi,” tutur mantan Kepala Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu.

Alih-alih meledakkan bom di lokasi incaran, bom panci malah meledak di rumah kontrakan yang ditinggali Agus di Kampung Kubang Beureum, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Sabtu pekan lalu sekitar pukul 15.30 WIB.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan polisi pada Minggu (9/7), polisi menyita sebanyak lima kardus barang bukti yang diduga terkait dengan terorisme.

Salah satu barang sitaan adalah buku catatan harian milik Agus hang berisi mengenai rencana teror bom panci yang akan dilakukan di sejumlah lokasi di Bandung.(Yuska Apitya)

loading...