JAKARTA TODAY- PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menambah kapasitas Stasiun Pasar Senen, Jakarta, yang saat ini sudah padat, terutama pada musim ramai, seperti lebaran. Rencana ini telah dibahas operator kereta api pelat merah dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Secara prinsip, kami perlu koordinasi dengan Pemerintah DKI Jakarta untuk menambah kapasitas Stasiun Pasar Senen, pengoptimalan penataan karena ada di situ juga ada terminal bus,” ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, Jumat (14/7).

Selain itu, ia menyebutkan, lahan parkir yang terbatas, terutama pada jam-jam padat sangat terbatas kapasitasnya. “Saya sudah berjumpa dengan Wali Kota juga didukung oleh Departemen Perhubungan dan Gubernur DKI tujuannya untuk menata kembali Stasiun Pasar Senen,” katanya.

Edi mengatakan, tahun ini akan dimulai pembangunannya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada lebaran tahun depan. “Terutama untuk lebaran itu pada jam-jam sore ke malam ramainya,” imbuh dia.

Selain itu, lanjutnya, kepadatan juga karena kebiasaan para calon penumpang, yaitu mendatangi stasiun jauh sebelum waktu keberangkatan kereta api, akibatnya terjadi penumpukan di stasiun.

“Yang berangkatnya besok, hari ini sudah datang dan menginap, akibatnya yang berangkat hari ini, yang berangkat jam segini ‘numplek’ di situ semua,” katanya.

Ia juga meminta, Pemerinta Daerah DKI Jakarta agar penataan stasiun bisa lebih dipercepat agar masyarakat bisa segera merasakan kenyamanannya.

KAI mencatat sebanyak 5,8 juta orang menaiki moda transportasi kereta api selama 22 hari Masa Angkutan Lebaran 2017 yang dimulai 15 Juni 2017 (H-10) sampai dengan 6 Juli 2017 (H 10). Dari aspek sarana, KAI telah menyiagakan total 379 perjalanan per hari KA selama masa angkutan lebaran 2017 yang terdiri dari 333 perjalanan KA reguler dan 46 perjalanan KA tambahan.

Kapasitas total kursi yang tersedia sebanyak 228.158 kursi per hari selama masa angkutan lebaran 2017. Angka tersebut meningkat 4,96 persen dari masa angkutan Lebaran tahun lalu.(Yuska Apitya)

loading...