JAKARTA TODAY – Pemerintah Kabupaten Bogor, masuk dalam 5 (lima) besar pada Anugerah Iptek 2018 kategori Budhipraja yang selenggarakan Kementerian Riset teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi. Dalam kesempatan tersebut Bupati Bogor,Hj.Nurhayanti memaparkan expose terkait perencanaan, kapasitas SDM, Infrastruktur, sarana dan prasana dan metode kerja, budaya inovasi, sistem informasi dan dokumentasi serta hasil inovasi dihadapan dewan juri pernilai, yang bertempat di Gedung BPPT 2, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2018).

Bupati Bogor Murhayanti mengatakan, Kabupaten Bogor memiliki posisi strategis dalam konteks Jabodetabek karena memiliki 3 fungsi yaitu sebagai daerah pemukiman, penyedian lahan pertanian dan perlindungan tata air, hasil pembangunan yang baik terwujud dari sebuah perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan komprehensif.

“Program dan kegiatan disusun dengan mempertimbangkan aspek tenokratik, politik, top down, bottom up dan akuntabilitas. Program dan kegiatan tersebut sudah diuji melalui konsultasi publik dengan mempertimbangkan isu strategis dan prioritas pembangunan yang kemudian melahirkan program dan kegiatan yang merupakan usulan dari musrenbang desa kecamatan dan pokok pikiran politik dan seluruh perencanaan di Kabupaten Bogor sudah dilakukan secara online dan terintegrasi dengan mengunakan simral,” katanya.

Ia juga mengatakan Indeks Pembangunan Manusia sebesar 69,13 poin nilai ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Adapun unsur pembentuk IPM terdiri dari usia harapan hidup sebesar 70,70 tahun, harapan lama sekolah 12,43 tahun dan rata-rata lama sekolah 7,84 tahun.

Perencanaan Kabupaten Bogor menjadi 3 wilayah pengembangan yaitu wilayah pengembangan tengah sebagai pusat Pemerintahan dan Pendidikan dimana didorong Kecamatan Cibinong sebagai pengembangan kegiatan wilayah promosi dan dibangun RSUD untuk menjadi type A serta sekarang sudah menjadi rujukan Kabupaten dan Kota Sekitarnya.

“Pengembangan bagian tengah dikembangankan Situ Front City Cibinong, wilayah tengah dibangun Cibinong Sport Center, Wilayah bagian Timur membuat perencanaan poros tengah timur,” katanya.

Adapun pengembangan wilayah barat menurutnya Pemerintah Kabupaten Bogor membuat program membangun geopark pongkor di 15 Kecamatan yang ditujukan untuk menarik investor, meningkatkan daya saing daerah, meningkatkan perekonomian, menjaga situs-situs geologi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Saat ini geopark pongkor sudah masuk sebagai 12 aspiring geopark yang diusulkan geopark Nasional,” ujarnya.

Di Kabupaten Bogor telah di bangun jaringan internet pada tahun 2014 dengan mengunakan teknologi fiber optic ke 38 OPD dan sistem informasi di Kabupaten Bogor lainnya yang telah dilaksanakan dan diintegrasikan seperti Optimis dan laras online.

“Jaringn penelitian dan pengembangan inovasi di Kabupaten Bogor telah berjalan sinergis antara akademisi yaitu lembaga penelitian seperti LIPI, BPPT dan Puspiptek dan perguruan tinggi seperti IPB, UIKA, Unpak, UNIDA, UNB, STKIP Muhammadiyah dengan Pemerintah dan dunia usaha seperti perusahaan swasta, UKM dan Inovator dari masyarakat,” imbuhnya.

Terakhir, Bupati Bogor menjelaskan Kabupaten Bogor sudah melakukan secara konsisten jaringan penelitian dan pengembangan inovasi daerah melalui kegiatan jaringan penelitian serta lomba gelar inovasi daerah yang rutin diadakan setiap tahun dan Pemerintah Kabupaten Bogor telah melakukan sinergi Pentahelix yang terdiri dari 5 unsur yaitu Pemerintah, Akademisi, Pengusaha, Masyarakat dan Media Massa.

“Pengembangan teknologi/inovasi di Kabupaten Bogor dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis, demografis, administratif, sosial, ekonomi dan mengacu pada visi, misi, prioritas pembangunan, pencapaian target 25 penciri termaju dengan di dukung oleh sumber daya manusia, infrastruktur dan budaya inovasi sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten Termaju di Indonesia,” tandasnya. (*)

loading...