JAKARTA TODAY- Presiden Joko Widodo (Jokowi) siang ini mengelar rapat terbatas (ratas) untuk membahas soal transportasi online di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat.

Jokowi mengatakan, transportasi online merupakan suatu hal yang timbul dari teknologi informasi yang saat ini terus berkembang. Perkembangan teknologi tersebut merupakan hal yang perlu diterima oleh seluruh pihak.

“Transportasi online merupakan salah satu produk dari perkembangan teknologi informasi yang tidak bisa kita hindari,” kata Jokowi saat membuka rapat kabinet terbatas di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Saat ini, kata Jokowi, transportasi online sudah banyak dikenal dan diterima oleh masyarakat karena dinilai memiliki banyak manfaat. Namun pemerintah juga perlu untuk memberikan aturan guna menyediakan transportasi yang sesuai untuk masyarakat, terutama dari sisi keselamatan dan kenyamanan.

“Dalam situasi transisi ini, dalam rangka memudahkan masyarakat, terutama di perkotaan untuk mengakses layanan transportasi yang terjangkau, pemerintah harus merespons dinamika perubahan yang sangat cepat ini,” kata Jokowi.

“Sehingga semuanya bisa menerima dan layanan transportasi bisa mampu memberikan jaminan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi masyarakat dan bagi penggunanya,” sambungnya.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sendiri telah mulai mengatur taksi online melalu Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 Tahun 2017. Aturan itu sudah berjalan secara penuh pada Tanggal 1 Juli 2017 lalu.

Dalam rapat itu, Jokowi meminta Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi untuk menyampaikan perkembangan yang terjadi di lapangan.

“Oleh sebab itu pada sore hari ini saya persilakan Menteri Perhubungan untuk menyampaikan situasi yang terkini dan terakhir,” tutur Jokowi. (Yuska/dtk)

loading...