CIBINONG TODAY – Banyak yang beranggapan fungsi keberadaan media saat ini sudah kebablasan, namun banyak pula yang memanfaatkan media untuk kepentingan sekelompok atau golonga. Fenomena itu, menjadi kegelisahan para pelaku media khusunya pewarta yang mengaku jebolan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP), Lenteng Agung, Jakarta Selatan, terlebih dimusim politik. Untuk itu, dinilai perlu adanya diskusi untuk menyelaraskan kembali cita – cita luhur media.

“Keberadaan media saat ini, dinilai sudah mengalami pergeseran dari peran dan fungsinya sebagai pilar ke-empat Demokrasi. Untuk itu, kami mengundang para awak media untuk mengikuti diskusi public bertajuk ‘Fungsi dan Peran Media Massa Pada Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019’ yang akan dilaksanakan pada Senin 30 Juli 2018,” ujar Irvani Ramdhan.

Diskusi publik yang akan dihelat di salah satu Cafe di Kawasan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, akan menghadirkan sejumlah kalangan akademisi diantaranya Bedi Iriawan sebagai Pengamat Politik Universitas Djuanda Bogor, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor serta puluhan pewarta cetak, online dan elektronik.

Menurutnya, media harus mampu membuka wawasan, mengedukasi dan mencerdaskan masyarakat sebagai pembacanya melalui pemberitaan yang disajikan. Dengan begitu, masyarakat dapat menyerap informasi dan berita yang disajikan media.

“Disinilah tugas berat kita sebagai insan pers. Sebelum kita dapat mencerdaskan masyarakat pembaca, pendengar dan pemirsa, kita dituntut pula dapat mencerdaskan diri kita sendiri sebagai penyaji informasi,” tandasnya.

Belum lagi sambung dia, pada 2019 mendatang media dihadapkan dengan hajat rakyat dalam berdemokrasi yakni penyelenggaraan Pemilu (Pileg dan Pilpres) 2019 mendatang. “Media pulalah yang diharapkan dapat memberikan pembelajaran politik secara baik kepada masyarakat,” tandasnya. (*)

loading...